Ini proyek yang menjadi fokus Urban Jakarta Propertindo (URBN) di tahun 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) optimistis pendapatan masih dapat tumbuh di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia. Adapun sepanjang 2019 lalu, kinerja perusahaan properti yang fokus pada hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) dan terintegrasi dengan transportasi masal ini melonjak.

Direktur Utama URBN Bambang Sumargono mengatakan, tahun ini bakal fokus pada proyek TOD. Terlebih proyek infrastruktur khusus light rail transit (LRT) tetap berjalan.

"Pada prinsipnya kami yakin bahwa penurunan suku bunga akan membantu industri properti untuk menggeliat, membaik daripada sebelumnya. Namun demikian, khususnya bagi perusahaan, akan lebih baik jika disertai progres penyelesaian proyek LRT. Di luar itu, kami tetap melakukan upaya dan terobosan baru untuk mendorong penjualan," kata Bambang.


Baca Juga: Mantap, kinerja Urban Jakarta Propertindo (URBN) di 2019 melesat

Selain itu, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Desember 2018 ini telah memutuskan untuk melakukan akuisisi proyek Jakarta River City (JRC) senilai Rp 633 miliar di kawasan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. 

Sumber pendanaannya dari kas internal, termasuk dana IPO yang masih sisa. Proyek yang akan dikembangkan di atas lahan sekitar 6 hektare itu mengusung konsep TOD dan akan memperkuat portofolio perseroan. "Rencana transaksi ini telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa," kata dia.

Selain mengakuisisi JRC, saat ini URBN memiliki empat proyek yang sedang dalam proses pembangunan yaitu, Gateway Park (Bekasi) dan Urban Signature (Ciracas) yang merupakan Kerjasama Operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Property; serta proyek Urban Sky dan Urban Suite, keduanya di Cikunir – Bekasi.

Editor: Anna Suci Perwitasari