Inilah bahan herbal sebagai obat untuk menurunkan kolesterol



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Obat kolesterol bisa menggunakan bahan alam atau herbal. Konsumsi bahan herbal ini secara rutin sebagai obat menurunkan kolesterol.

Pola makan yang tidak seimbang dapat memicu gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami adalah peningkatan low-density lipoprotein (LDL) atau banyak dikenal sebagai kolesterol jahat.

Seseorang yang memiliki kadar LDL dalam darah melebihi batas normal dapat memicu penyakit kronis, seperti jantung koroner, stroke, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, selain obat-obatan dari dokter, diperlukan perubahan pola makan harian untuk menjaga kolesterol tetap stabil.


Di samping itu, seseorang juga bisa mengonsumsi beberapa bahan herbal sebgai obat menurunkan kolesterol jahat. Berikut ini beberapa bahan herbal yang bisa berfungsi sebagai obat menurunkan kolesterol seperti dilansir dari Medical News Today.

1. Teh hijau

Bahan herbal pertama yang bisa berfungsi sebagai obat menurunkan kolesterol adalah teh hijau. Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang dapat membantu menurunkan LDL "jahat" dan kadar kolesterol total.

Dalam sebuah studi berjudul “Preventive role of green tea catechins from obesity and related disorders especially hypercholesterolemia and hyperglycemia”, para ilmuwan memberi tikus air minum yang diresapi dengan katekin dan epigallocatechin gallate, antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau. Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol dan LDL "buruk" telah berkurang sekitar 14,4 persen dan 30,4 persen pada dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi kolesterol.

Teh hitam juga merupakan bahan herbal yang bisa berfungsi sebagai obat menurunkan kolesterol. Namun, dampak positif teh hitam pada kolesterol, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada teh hijau.

Baca juga: Mampu menurunkan kolesterol, ini 4 manfaat bawang putih

2. Susu kedelai

Bahan herbal kedua yang bisa berfungsi sebagai obat menurunkan kolesterol adalah susu kedelai. Kedelai rendah lemak jenuh. Mengganti krim atau produk susu berlemak tinggi dengan susu kedelai atau krimer dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol.

Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram (g) protein kedelai per hari untuk menurunkan lemak jenuh dan kolesterol. Otoritas lain merekomendasikan untuk mengonsumsi 2-3 porsi makanan atau minuman berbahan dasar kedelai setiap hari.

Simak bahan herbal yang bisa berfungsi sebagai obat menurunkan kolesterol di halaman selanjutnya

Editor: Adi Wikanto