Jangan lagi sebut Bekasi sebagai planet antah berantah, ini sebabnya



KONTAN.CO.ID - BEKASI. Masih ingat dengan seloroh warganet dengan tagar #planetbekasi yang menjadi trending di media sosial Twitter pada Tahun 2015?   "Jika Anda menemukan jalan rusak bak kubangan kerbau, berdebu, banjir, banyak angkot, macet, minim penghijauan, Anda telah menginjakkan kaki di Planet Bekasi".  Ini adalah salah satu selorohan yang direkam Kompas.com.

Enam tahun berlalu, masih samakah kondisi Planet Bekasi (baik kota maupun kabupaten) yang tak jarang disebut warganet sebagai Planet Antah Berantah ini? 

Ternyata, kawasan timur Jakarta tersebut mengalami perubahan signifikan untuk tidak dikatakan melaju kencang. Walau untuk itu, harus diakui peran Pemerintah Pusat sangat besar di sini. 


Betapa tidak, sejumlah pembangunan infrastruktur dengan nilai triliunan rupiah yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN), dibangun dan melintasi Bekasi. Mari kita sebut satu per satu, mulai dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Layang), Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang dijadwalkan beroperasi Juni 2022, Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. 

Baca Juga: Insentif properti dorong penjualan hunian milik CTRA dan PWON

Selain itu terdapat infrastruktur lain yang sebagian sudah beroperasi, sebut saja Tol Cimanggis-Cibitung, Tol Cibitung-Cilincing, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, dan Commuter Line Jakarta-Bekasi. 

Boleh dikatakan, tak ada kawasan dengan infrastruktur selengkap Bekasi. Kelak jika seluruhnya tuntas dan beroperasi, warga "planet" Bekasi boleh menyombongkan diri, mau  memanfaatkan infrastruktur apa pun tersedia. 

Baca Juga: Pembiayaan properti diproyeksi melaju pasca insentif pemerintah

Kecuali Mass Rapid Transit (MRT) yang untuk saat ini hanya bisa dibanggakan oleh warga ibu kota Jakarta. Sementara fasilitas lainnya yang super-lengkap adalah pusat perbelanjaan. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie