Jeff Bezos, dari pendiri startup hingga menjadi Sam Walton abad 21



KONTAN.CO.ID -  Forbes merilis berita terbaru terkait perjalanan CEO Amazon, Jeff Bezos menuju posisi orang terkaya dunia. Dalam artikel yang dipublikasikan pada Selasa (1/10) tersebut, Forbes mengulas perkembangan kekayaan Bezos dari tahun ke tahun sejak ia berusia 33 tahun, saat ini mempublikasikan Amazon.com pada 1997.

Waktu itu, Forbes menuliskan bahwa Wall Street meragukan situs penjualan buku yang dimulai dari garasi di Seattle tersebut. Bahkan seorang analis menyebut perusahaan yang waktu itu baru berusia dua tahun sebagai "Amazon.toast" setelah Barnes dan Nobles mengumumkan rencana untuk go publik.

Baca Juga: Jeff Bezos terancam bayar pajak Rp 127 triliun setahun bila Sanders jadi presiden AS


"Saya pikir mereka punya argumen yang cukup bagus," kata Bezos bercanda dengan Forbes saat mengenang peristiwa tersebut. Ia kemudian melanjutkan bahwa apa yang tidak dimengerti para analis waktu itu adalah bagaimana internet mengalihkan kekuatan kepada pelanggan.

Pada tahun 1998, tahun setelah Amazon IPO, Bezos masuk dalam daftar tahunan Forbes 400, orang terkaya Amerika. Kala itu Bezos mengenggam 40% saham Amazon yang kemudian bernilai US$ 1,6 miliar.

Dua dekade kemudian, Bezos menjadi penguasa di The Forbes 400 untuk dua tahun berturut-turut, meskipun harus melalui perceraian yang termahal di dunia. Setelah ia memberikan seperempat saham Amazon-nya kepada mantan istrinya, Mackenzie, Jeff Bezos masih memiliki hampir 12% saham di raksasa e-commerce senilai US$ 230 miliar tersebut.

Peringkat Forbes 400 tahun ini akan segera dirilis. Namun sebelum itu terbit, mari kita lihat bagaimana Bezos berubah dari seorang pendiri startup yang berani menjadi Sam Walton (pendiri Wal-Mart ) abad ke-21.

Baca Juga: Metode brilian Bill Gates dalam mengambil risiko, mirip dengan Warren Buffett

Tahun 1998

Pada tahun ini nilai kekayaan Bezos US$ 1,6 miliar dan menempatkannya di urutan 102 orang terkaya di AS. Saat itu, merupakan periode gelembung dot.com dan Bezos untuk pertama kalinya menghiasi sampul Majalah Forbes.

Forbes menggambarkan tahun-tahun tidak lagi sama dengan ikon pendiri nternet lainnya yang berpose dengan Bezos kala itu. Hanya dua lainnya yang bertahan di peringkat Forbes 400 yakni pendiri Yahoo, Jerry Yang dan Broadcom's Herry Nicholas hingga 2019.

Tahun 2000

Kekayaan Bezos meningkat signifikan dua tahun kemudian menjadi US$ 4,7 miliar dan ia merangsek ke atas di peringkat Forbes menempati urutan ke-40 orang terkaya Amerika.

Waktu itu, Bezos merayakan peluncuran Amazon di Prancis. Meskipun waktu itu, Amazon memiliki 25 juta pelanggan aktif dan memperoleh pangsa pasar di Eropa, tapi tahun 2000 merupakan salah satu tahun terberat Amazon.

Editor: Noverius Laoli