Jejak digital aktris Vicky Zhao sulit ditemukan di China, ini sebabnya



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Menambah panjang daftar hitam dari dunia hiburan, kini pemerintah China nampaknya telah memasukkan nama aktris sekaligus miliarder Zhao Wei ke dalam daftar hitam. Segala konten digital yang terkait dengan Zhao Wei kini telah dihilangkan dari dunia maya China.

Dilansir dari Global Times, semua karya yang ia bintangi, termasuk film, acara talk show, dan serial TV, telah dihapus dari platform digital sejak Kamis (26/8) malam.

Zhao menjadi selebriti terbaru yang segala jejaknya mulai dihilangkan setelah aktor Zhang Zhehan yang dikecam karena mengunjungi Kuil Yasukuni yang terkenal di Jepang.


Bagi China, mengunjungi Kuil Yasukuni merupakan simbol dukungan terhadap pejuang Jepang di era Perang Dunia II yang dulu menindas rakyat China.

Warganet China melaporkan bahwa nama Zhao di banyak platform video utama seperti Tencent Video dan iQiyi tidak menunjukkan hasil. 

Baca Juga: Jet Li dikabarkan masuk daftar hitam Pemerintah China, ada apa?

Drama yang dibintanginya, My Fair Princess, bahkan telah dihapus dari dari beberapa platform tanpa penjelasan. Padahal, drama tersebut merupakan salah satu drama TV China terpopuler sepanjang masa.

Dilansir dari Jimu News, beberapa platform video telah mengkonfirmasi penghapusan karya Zhao. Mereka mengatakan telah menerima permintaan penghapusan tanpa alasan yang jelas.

Dianggap tidak nasionalis

Zhao Wei alias Vicky Zhao adalah salah satu aktris paling populer di China. Dirinya juga didapuk menjadi juru bicara merek fashion mewah Italia Fendi di China pada tahun 2020.

Bukan sekadar aktris populer, Zhao juga dikenal luas sebagai investor miliarder yang dikelilingi oleh tuntutan hukum. 

Zhao menjadi target tuntutan hukum yang diajukan oleh 67 investor yang menuntut sekitar 50 juta yuan sebagai kompensasi atas pengambilalihan yang tidak sesuai aturan pada tahun 2016. Ia dan suaminya, Huang Youlong, dilarang masuk ke pasar sekuritas China selama lima tahun karena pelanggaran pasar pada tahun 2017.

Baca Juga: Jarang muncul ke publik, Jack Ma sekarang tekun melukis