Jelang lebaran, berikut saham-saham ritel yang patut dicermati



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah analis menyarankan kepada investor untuk mencermati beberapa saham sektor ritel karena prospeknya baik di sepanjang bulan Ramadan hingga menjelang perayaan lebaran nanti.

Di antara beberapa saham ritel, sejumlah analis lebih rekomendasikan untuk mencermati PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS, anggota indeks Kompas100 ini), PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF, anggota indeks Kompas100 ini). Sedangkan untuk PT Hero Supermarket Tbk (HERO) direkomendasikan untuk avoid.

Menilik laporan tiga bulan pertama di 2019 ini, Ramayana (RALS) mencatatkan penjualan kuartal I 2019 tumbuh sebesar 1,6% dibandingkan periode yang sama di bulan sebelumnya menjadi Rp 1,54 triliun.


Adapun laba bersih juga meningkat sebesar 428,2% year on year (yoy) menjadi Rp 77,5 miliar. Margin laba bersih mencapai 5,0% dari total penjualan bersih tiga bulan pertama tahun 2019.

Emiten ritel lainnya Matahari Departemen Store (LPPF) yang mencatatkan penurunan penjualan bersih sebesar 11,7% dari Rp 1,96 triliun di kuartal I 2018 menjadi RP 1,92 triliun. Sementara itu labanya juga turun 42% menjadi Rp 142,5 miliar.

HERO membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 0,3% yoy dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya menjadi Rp 3,05 triliun. Namun HERO rugi cukup besar di tiga bulan pertama 2019 sebesar Rp 3,5 miliar.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan menjelang momen hari raya Idul Fitri membuat emiten di sektor ritel mengalami peningkatan penjualan dan laba karena peningkatan aktivitas belanja.

“Perlu dicermati juga persaingan yang ketat di sektor ritel saat ini membuat beberapa emiten sedikit kesulitan mencatatkan kinerja yang positif,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (7/5).

Misalnya saja saham RALS dan LPPF yang direkomendasikan untuk hold sambil wait and see. Saham RALS sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Senada dengan rekomendasi atas RALS, Wawan menyarankan investor mencermati pergerakan dari LPPF seiring dengan akan dilakukannya aksi korporasi buy back saham. Sehingga jumlah saham beredar berkurang dan meningkatkan laba per saham.

Wawan juga menjelaskan LPPF dikenal sebagai emiten dengan dividen yield yang menarik. Perusahaan juga ditunjuk menjadi distributor eksklusif untuk beberapa merek produk dari luar negeri yang menambah varian produk dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja di samping terus mengembangkan gerai ritel LPPF di beberapa lokasi baru.

Meski diprediksi akan mengalami kenaikan pada momen menjelang hari raya, “Namun kenaikan saham emiten diperkirakan akan terbatas mengingat kinerja yang tidak terlalu baik di tengah persaingan yang ketat dan pergeseran pola konsumsi di masyarakat,” ujarnya.

Editor: Yudho Winarto