Jelang musim tanam kedua, Pupuk Indonesia sudah siapkan 1,5 juta ton pupuk subsidi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi perusahaan anggota holding Pupuk Indonesia, yaitu Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP) di Palembang untuk memastikan kesiapan produksi dan stok pupuk subsidi untuk menyambut musim tanam kedua tahun ini.

Harvick menambahkan, pemantauan tersebut sekaligus melihat kesiapan jelang musim tanam dan memastikan pupuk dapat tersedia bagi para petani.

“Saya senang bahwa apa yang disampaikan oleh direksi sesuai. Ketersediaan pupuk subsidi di Pusri dapat mendukung kebutuhan petani,” ujar Harvick dalam keterangan resminya, Jumat (9/3).


Baca Juga: Kemtan usul 3 skema subsidi pupuk, SPI: pemerintah harus lihat kebutuhan pupuk petani

Sementara itu, Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Eko Taufik Wibowo menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 1,5 juta ton. Jumlah ini akan cukup untuk alokasi selama enam minggu ke depan.

Adapun rinciannya stoknya yakni pupuk Urea 689 ribu ton, NPK Phonska 304 ribu ton, ZA 198 ribu ton, SP-36 172 ribu ton, dan pupuk organik Petroganik 145 ribu ton.

Lebih lanjut Eko mengatakan, untuk membantu kelancaran penyaluran pupuk subsidi, Pupuk Indonesia didukung jaringan distribusi yang luas yaitu memiliki 9 unit pengantongan, 6 unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, 6.000 lebih truk, 595 gudang dengan kapasitas 3,1 juta ton, dan memiliki jaringan distributor sebanyak 1.200 dengan 29.000 lebih kios resmi.

Editor: Yudho Winarto