Kalbe Farma (KLBF) targetkan tahun 2022 bisa pasarkan produk obat biologi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bangun kerjasama dengan Genexine Inc perusahaan Korea Selatan yang khusus meneliti dan mengembangkan produk bio-farmasi. KLBF menargetkan tiga tahun atau 2020 mendatang produk biologi ini dapat dipasarkan.

Asal tahu saja melalui kerjasama dengan Korea Selatan, menghasilkan perusahaan patungan PT Kalbe Genexine Biologics (KGBio) di Indonesia.

Berdasarkan perjanjian yang diteken pada 12 Oktober 2015 struktur kepemilikan PT Kalbe-Genexine Biologics terdiri dari 60% saham KLBF dan 40% saham Genexine Inc. Namun saat ini kepemilikannya sudah 100% milik KLBF.   


Baca Juga: IHSG Positif, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terbesar dan Terkecil (19/8)

Direktur Keuangan sekaligus Sekretaris Perusahaan KLBF Bernadus Karmin Winata menyatakan rilis komersil kemungkinan akan dimulai 2-3 tahun mendatang. Sebab saat ini masih dalam tahap clinical training sehingga belum bisa dipasarkan.

“Hasil dari produksi ini akan dipasarkan ke Asean, Timur Tengah, Taiwan, dan Australia,” jelasnya saat konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/8).

Bernadus menyatakan kerjasama dengan Genexine ini dilakukan untuk mengembangkan produk biologi yakni memanfaatkan sel hidup untuk pengobatan yang lebih canggih.

Baca Juga: Sentimen suku bunga BI masih pengaruhi indeks esok hari

Editor: Handoyo .