Kantongi izin Aperd dari OJK, Raiz Invest bidik 40.000 pengguna milenial tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca mengantongi izin sebagai sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (Aperd) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Raiz Invest Indonesia membidik 40.000 pengguna dari segmen milenial hingga akhir tahun.

Manajemen Raiz Invest optimistis bisa mencapai target ini lantaran sejak diluncurkan di tahun 2018, aplikasi Raiz di Australia telah diunduh lebih dari 1,1 juta kali. Lebih dari 700.000 orang telah membuka akun Raiz.

Baca Juga: Yuk, Cari Reksadana Yang Tepat Saat Kondisi Pasar Bergejolak premium


Per 30 Juni 2019, Raiz Invest Australia memiliki lebih dari 194.000 pengguna aktif dengan total dana kelolaan A$347 juta. Pengguna Raiz di Australia sebagian besar merupakan generasi milenial di rentang usia 18-35 tahun.

Guna mencapai target tersebut Chief Executive Officer Raiz Invest Indonesia Melinda N. Wiria menyebut akan meluncurkan aplikasi Raiz Invest Indonesia dalam waktu dekat ini. Ia yakin mencapai target ini lantaran membidik calon investor awan. Sebab Raiz Invest Indonesia ingin membentuk kebiasaan berinvestasi bagi masyarakat.

Ia mengaku tidak bersaing dengan APERD yang sudah ada terlebih dahulu mengarap investor Indonesia yang sudah melek strategi investasi. Ia menyebutkan masih belum ada pemain yang menyasar segmen calon investor yang belum paham berinvestasi.

Baca Juga: Menelisik prospek investasi reksadana saham

Editor: Khomarul Hidayat