Kasus investasi MeMiles, Polda Jatim periksa anggota Keluarga Cendana pada 21 Januari



KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Setelah memeriksa sejumlah publik figur sebagai saksi kasus investasi ilegal MeMiles, penyidik Polda Jatim juga berencana memanggil seorang keluarga cendana (mantan Presiden Soeharto), Selasa (21/1) mendatang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan tak menampik pihaknya akan memeriksa seorang keluarga Cendana itu. Ia bahkan menyebut inisial orang bersangkutan yaitu ASH.

"Saya tidak sebut itu (keluarga Cendana) tapi memang benar ada inisialnya ASH," kata Luki Hermawan, di Polda Jatih, Kamis (16/1).


Baca Juga: Penipuan berkedok investasi saham gunakan website palsu ditangkap

Menurutnya, ASH rencananya dipanggil pada Selasa (21/1) mendatang, bersama istri dan keponakannya.

"Sudah kami layangkan surat panggilannya. Bersama istri dan keponakannya," tambah Luki.

Disinggung keterkaitan ASH dengan aplikasi MeMiles yang dikelola PT Kam and Kam, Kapold enggan membeberkan.

"Yang pasti, panggilan itu sebagai saksi. Anda dapat menyimpulkan apa status yang bersangkutan itu dalam bisnis ini. Pemanggilan tersebut juga didasarkan pada keterangan para tersangka. Kami juga sudah temukan memang ada pemberian reward kepada yang bersangkutan. Nantilah setelah kami panggil baru tahu," tandasnya.

Menilik inisial ASH, ada kemungkinan yang dimaksud yaitu Ari Sigit Hardjojudanto, cucu mantan Presiden Soeharto.

Baca Juga: Keluarga Cendana terseret investasi bodong MeMiles

Istri Ari Sigit merupakan mantan bintang film, Frederica Francisca Callebaut (Rika Callebaut).

Jumlah masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan dan penggelapan bisnis investasi MeMiles terus bertambah.

Saat ini, ada laporan baru di SPKT Polda Jatim sebanyak 69 orang yang merasa menjadi korban.

"Iya benar, laporan masyarakat terus bertambah. Dari sekitar 123 pelapor, saat ini jumlahnya bertambah 69 orang," kata Luki.

Editor: Yudho Winarto