KEK Kendal catat investasi masuk Rp 19,2 triliun hingga Maret 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dinilai memiliki progres yang paling baik. Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (DN KEK) Enoh Suharto Pranoto memaparkan setelah Dewan Nasional KEK melakukan evaluasi terhadap KEK Kendal disimpulkan bahwa KEK Kendal siap beroperasi.

Dari berbagai parameter sebagai acuan penilaian yang dimiliki pihak DN KEK, ia menyatakan bahwa perkembangan kawasan hasil joint venture antara Jababeka Group dengan Sembcorp ini, berjalan sangat baik dibandingkan KEK lainnya.

"Kami telah melakukan evaluasi terhadap 15 Kawasan Ekonomi Khusus di seluruh Indonesia, dan kinerja KEK Kendal sangatlah baik dan termasuk yang terbaik di antara Kawasan Ekonomi Khusus lainnya," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/5).


Baca Juga: Jawa Tengah larang mudik aglomerasi, kecuali untuk tujuan ini

Enoh melanjutkan, salah satu faktor yang membuat KEK Kendal berkembang sangat baik ialah adanya kantor administrator KEK di Kendal. Enoh menuturkan bahwa peran kantor administrator sangat penting dalam mensukseskan kawasan ekonomi khusus, karena kantor administrator ibarat pintu gerbang bagi para investor.

Lewat kantor administrator, investor bisa merasakan kemudahan dalam mendapatkan fasilitas fiskal maupun non-fiskal dari KEK. Adapun kantor administrator KEK Kendal sendiri sudah resmi beroperasi sejak 23 April 2021 yang ditandai dengan acara serah terima.

Menanggapi itu, Bupati Kendal, Dico Ganinduto berharap dengan status kawasan ekonomi khusus yang dimiliki Kawasan Industri Kendal (KIK) dan adanya kantor adminstrator, semakin dapat mempermudah investor berdatangan, dan KIK bisa menjadi pilihan terbaik untuk berinvestasi di Jawa Tengah. Ia juga menyatakan bahwa KEK Kendal dapat menjadi role model untuk kawasan lainnya.

"Tentunya, kalau kawasan ekonomi khusus lebih mempermudah investasi dengan adanya insentif yang diberikan. Dan harapannya bisa menjadi kawasan industri yang berbeda, menjadi opsi terbaik untuk berinvestasi di Jawa Tengah. Pemerintah daerah juga akan proaktif dalam memberikan support supaya kawasan Industri di Kendal lebih cepat berkembang dan bisa menjadi percontohan untuk kawasan Industri lainnya," ujar Dico.

Editor: Yudho Winarto