Kembangkan teknologi pertahanan, Hariff DTE Investasi Rp 100 miliar



KONTAN.CO.ID -BANDUNG. Perusahaan yang bergerak sektor teknologi telekomunasi, PT Hariff Daya Tunggal Engineering mengembangkan produk pertahanan melalui Jaringan Aman Mandiri (JAM).

Produk teknologi canggih ini bernama Battlefield Management System (BMS). Direktur Utama PT Hariff DTE, Budi Permana menyampaikan untuk mengembangkan produk komunikasi tersebut mereka sudah berinvestasi sebesar Rp 100 miliar.

Baca Juga: BNI, Pindad, dan Dirgantara Indonesia Sediakan Air Bersih dan Aksi Bedah Ruma


Ia menjelaskan hal ini sejalan dengan rencana pemerintah menyelenggarakan jaringan telekomunikasi khusus yang aman dan mandiri. Program yang dicanangkan pemerintah ini tentu mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan lantaran rentannya penggunaan jaringan publik oleh lembaga-lembaga negara dalam berkomunikasi.

Lebih lanjut, jaringan ini bakal terpisah dengan jaringan publik sehingga memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Sayangnya, penyelenggaraan jaringan aman mandiri ini memerlukan kesiapan produk-produk teknologi nasional yang dibuat di dalam negeri oleh anak bangsa untuk memastikan jaringan aman dari kemungkinan penyadapan.

Nah dari situ, PT Hariff Daya Tunggal Engineering yang memang bergerak dalam bidangnya mengembangkan produk telekomunikasi tersebut.

Mereka mengembangkan Jaringan Aman Mandiri yang disebut dengan Jaringan MerahPutih, jaringan ini merupakan jaringan telekomunikasi menggunakan pita lebar, dengan teknologi protocol dan enkripsi khusus yang digawangi tenaga tenaga lokal yang sudah diuji dan disertifikasi.

Baca Juga: Pindad bidik Asean dan Asia Selatan untuk pasarkan produk Tank Harimau

Jaringan Merah Putih ini digunakan untuk kepentingan khusus, dirancang, dikembangkan dan dioperasikan secara khusus dan terpadu untuk kepentingan negara dengan tingkat keamanan dan kehandalan tinggi karena didukung oleh perangkat yang aman dengan menggunakan software, hardware dan brainware yang diproduksi sendiri. "Sehingga terbebas dari kemungkinan terjadinya kebocoran informasi," tambahnya.

Aplikasi Jaringan MerahPutih memiliki beberapa manfaat sebagai satu-satunya gateway untuk sumber informasi yang terpercaya, kemudian membantu menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, penguatan kemandirian ketahanan dan pertahanan serta keamanan cyber, serta penguatan kesiagaan menghadapi bencana.

Selain itu beberapa manfaat lain sebagai transformasi digital pada proses bisnis inti, bukan hanya sebagai pendukung administrative dan penghubung kantor saja dan sebagau enabler platform anti-korupsi pada seluruh aplikasi e-government.

Dengan melihat besarnya manfaat yang diperoleh dari penyelenggaraan jaringan aman mandiri, sambungnya, maka sudah waktunya Pemerintah segera merealisasikan rencana tersebut. Ia bilang, begitu program jaringan aman mandiri dijalankan, berbagai persoalan terkait keamanan digital yang sekarang ini terjadi bisa terselesaikan.

Editor: Azis Husaini