KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang puluhan negara, termasuk sekutu utama AS, untuk bergabung dalam “Board of Peace”, sebuah dewan yang akan mengawasi rekonstruksi Jalur Gaza pascaperang. Namun, sejumlah pemimpin dunia menolak undangan tersebut, sementara satu negara bahkan dicabut undangannya. Melansir The Hill, dewan ini dibentuk setelah fase pertama dari rencana perdamaian 20 poin Trump untuk merehabilitasi Gaza, menyusul gencatan senjata rapuh antara Israel dan Hamas setelah dua tahun konflik yang menghancurkan infrastruktur wilayah itu dan menewaskan puluhan ribu warga Palestina. Pemerintah AS meluncurkan dewan ini di sela World Economic Forum di Davos, Swiss, dengan mengundang sekitar 60 negara. Trump akan menjabat sebagai ketua dengan hak veto atas keputusan dan keanggotaan. Untuk mendapatkan kursi permanen, negara diminta membayar biaya keanggotaan US$ 1 miliar.
Kewenangan Trump: Puluhan Negara Menolak Dewan Perdamaian Gaza
KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang puluhan negara, termasuk sekutu utama AS, untuk bergabung dalam “Board of Peace”, sebuah dewan yang akan mengawasi rekonstruksi Jalur Gaza pascaperang. Namun, sejumlah pemimpin dunia menolak undangan tersebut, sementara satu negara bahkan dicabut undangannya. Melansir The Hill, dewan ini dibentuk setelah fase pertama dari rencana perdamaian 20 poin Trump untuk merehabilitasi Gaza, menyusul gencatan senjata rapuh antara Israel dan Hamas setelah dua tahun konflik yang menghancurkan infrastruktur wilayah itu dan menewaskan puluhan ribu warga Palestina. Pemerintah AS meluncurkan dewan ini di sela World Economic Forum di Davos, Swiss, dengan mengundang sekitar 60 negara. Trump akan menjabat sebagai ketua dengan hak veto atas keputusan dan keanggotaan. Untuk mendapatkan kursi permanen, negara diminta membayar biaya keanggotaan US$ 1 miliar.
TAG: