Kinerja Telkom (TLKM) di pusaran persaingan industri telekomunikasi yang sengit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk berhasil mencatatkan kinerja positif dipusaran persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.

Sekadar informasi, berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Telkom berhasil membukukan pendapatan Rp 102,63 triliun atau naik 3,45% secara year on year (yoy).

PT Telkom juga membukukan kenaikan laba 15,64% menjadi Rp 16,46 triliun di periode yang sama. Tren positif kinerja emiten berkode saham TLKM ini ditopang oleh meningkatnya pemakaian data seluler di kalangan masyarakat.


Baca Juga: Telkom dan XL Axiata targetkan pertumbuhan sesuai industri, Smartfren ingin dua kali

Analis PT Henan Putihrai Sekuritas Muhammad As’ad Abdul Mufti mengatakan pendapatan segmen data meningkat secara positif. Terbukti, jumlah trafik data meningkat 55,2% yoy menjadi 112,1 juta pengguna seiring dengan masifnya pembangunan Base Transceiver Station (BTS) oleh PT Telkom.

“Telkom telah membangun 20.289 BTS baru selama sembilan bulan sepanjang tahun lalu,” jelasnya pada kontan.co.id

Jaringan 4G milik PT Telkom yang lebih dominan dari kompetitornya turut menjadi faktor peningkatan pendapatan pada segmen data seluler.

Meski begitu, kinerja segmen legacy Telkom, segmen telepon dan sms terus menurun. Dalam periode yang sama, pendapatan segmen ini berkurang hingga 20,7% yoy. Segmen data seluler dan internet menjadi faktor utama tergerusnya segmen telpon dan sms.

Menurut As’ad wajar jika segmen telepon dan sms mulai ditinggalkan. Dengan digitalisasi kebutuhan sms dan telepon telah terakomodasi oleh aplikasi berbasis online seperti whatsapp maupun line.

“Sebenarnya hanya karena perubahan tren. Bisa dibilang berubah ke era digital,” terangnya.

Tahun ini, As’ad memproyeksikan kinerja Telkom akan semakin menguat. Telkom masih akan melanjutkan ekspansi pembangunan BTS 4G. Dengan bertambahnya BTS 4G, cakupan wilayah yang dapat menikmati jaringan 4G Telkom juga akan meningkat.

Editor: Herlina Kartika Dewi