Koin Nusantara bisa menjadi alternatif investasi emas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu platform jual beli emas, Treasury baru saja merilis koin emas bertajuk Koin Nusantara, Jumat (2/8). Dalam kesempatan ini, Treasury merilis dua seri koin, antara lain koin 1 dinar Padang yang memiliki berat 4,4 gram dan koin 0,5 Lombok yang memiliki berat 2,2 gram.

PR Manager Treasury Anang Samsudin mengatakan bahwa koin ini bisa menjadi alternatif untuk masyarakat memiliki simpanan emas. Ia menilai permintaan emas di Indonesia saat ini cukup tinggi. Pada tahun 2018, permintaan emas Indonesia mencapai 64,1 metrik ton dengan pembagian 41,9 metrik ton merupakan perhiasan dan 22,2 metrik ton adalah emas batang dan emas koin.

Baca Juga: Hartadinata Abadi (HRTA) sudah kucurkan Rp 18 miliar untuk tambah 6 toko baru


Treasury menyatakan bahwa Koin Nusantara yang dirilis ini merupakan hal yang baru di Indonesia. Koin ini memiliki kandungan 24 karat dan di desain khusus dengan nilai budaya seperti perhiasan.

“Koin Nusantara ini memiliki kandungan emas murni 99,99% dibalut dengan desain yang begitu indah, sehingga cocok untuk dijadikan koleksi dan simpanan jangka panjang yang bernilai lebih,” ujar Anang.

Baca Juga: Fintech Treasury hadirkan emas 24 karat dengan nilai budaya

Head of Brand Development Treasury Narantara Sitepu juga mengatakan bahwa Koin Nusantara ini membantu meneruskan budaya Indonesia. Dia menilai masyarakat Indonesia terbiasa dengan budaya orangtua yang memberi warisan berupa perhiasan. Dengan adanya koin nusantara, Tara berharap hal ini bisa menjadi pilihan warisan selain perhiasan.

Selain itu, kedua seri koin yang dirilis bersifat eksklusif. Treasury hanya memproduksi koin sejumlah 1.000 keping untuk kedua edisi. Menurut Tara, hal ini agar Koin Nusantara ini tidak hanya menjadi investasi melainkan juga bisa dimanfaatkan sebagai barang koleksi.

Editor: Wahyu T.Rahmawati