KPK sita lahan kebun kelapa sawit di Padang Lawas Sumatra Utara milik Nurhadi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyita lahan kebun kelapa sawit di Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara, yang diduga milik mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam rangka penyitaan kebun kelapa sawit tersebut dan sejumlah dokumen lainnya, penyidik KPK juga akan memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga: KPK masih pelajari perubahan status pegawai menjadi ASN


"Agenda yang dilaksanakan oleh Tim Penyidik KPK yaitu pemeriksaan saksi-saksi dalam rangka penyitaan barang bukti berupa dokumen-dokumen dan lahan kelapa sawit yang tersebar di beberapa kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Padang Lawas yang diduga terkait dengan tersangka NHD (Nurhadi, eks Sekretaris MA)," kata Ali, Rabu (12/8/2020).

Ali menuturkan, penyidik KPK juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Padang Lawas untuk keperluan penyidikan kasus yang melibatkan Nurhadi tersebut.

"Koordinasi ini dilakukan dalam bentuk peminjaman ruang kerja sebagai tempat pemeriksaan saksi-saksi dalam rangka penyitaan dan juga bantuan pengamanan dari personil Kejaksaan Negeri Padang Lawas Sumatra Utara," ujar Ali.

Diketahui, penyidik sebelumnya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami informasi terkait lahan kebun kelapa sawit yang diduga dimiliki oleh Nurhadi.

Baca Juga: Ini daftar barang mewah yang disita KPK milik Nurhadi

Adapun sebelumnya, KPK juga telah menyita aset-aset milik Nurhadi berupa tanah dan bangunan vila di kawasan Gadog, Bogor, serta motor besar dan mobil mewah yang tersimpan di vila tersebut, Jumat (7/8/2020) lalu.

Editor: Noverius Laoli