Kredit Bank Mandiri dan BRI Tembus Rp 1.000 Triliun di 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski pandemi masih menghambat pertumbuhan perekonomian di 2021, perbankan mampu menyalurkan kredit lebih baik dari sebelumnya. Bahkan, beberapa group bank berhasil menyalurkan kredit hingga Rp 1.000 triliun. 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara konsolidasi mampu mencatatkan kredit senilai Rp 1.050,16 triliun di sepanjang 2021. Nilai itu tumbuh 8,86% year on year (yoy) dibandingkan 2020 sebesar Rp 964,72 triliun. 

Nilai kredit itu berkontribusi sebesar 18,20% terhadap portofolio kredit industri perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pertumbuhan kredit nasional naik 5,24% yoy dari Rp 5.482 triliun menjadi Rp 5.769 triliun. 


Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyatakan kredit korporasi masih menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan kredit dengan realisasi mencapai Rp 370 triliun atau tumbuh sebesar 8% yoy secara konsolidasi.

“Sementara itu, kredit komersial mencatat pertumbuhan tertinggi di tahun 2021 sebesar 9,7% secara yoy menjadi sebesar Rp 174 triliun,” ujar Darmawan secara virtual, Kamis (27/1). 

Baca Juga: LPS Proyeksikan Kredit Perbankan Tumbuh 5,1%-8,9% yoy di 2022, DPK Naik 8,5%-9,4%

Sedangkan, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri terus mencatat peningkatan signifikan sebesar 15% secara tahunan dengan nilai realisasi menembus Rp 103,5 triliun. Realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri berhasil memenuhi target yang dipatok oleh pemerintah pada tahun 2021 sebesar Rp 35 triliun kepada lebih dari 371.000 debitur.

Bank Mandiri menargetkan bisa menyalurkan kredit di atas 8% sepanjang 2022. Fokusnya kepada sektor-sektor yang sudah dibiayai dan sektor yang mulai pulih. 

Darmawan melihat peluang di infrastruktur, energi, telekomunikasi, dan energi baru terbarukan. Begitupun dengan di sektor konsumer seperti properti dan rumah. 

Tak hanya kepada nasabah yang sudah ada, Bank Mandiri juga optimalkan jaringan wilayah guna mengoptimalkan potensi di masing-masing wilayah. Termasuk membidik potensi pada transaksi ecommerce lewat berbagai inisiatif digitalisasi.

Tak mau kalah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga sudah menyalurkan kredit melewati angka Rp 1.000 triliun sejak September 2021 lalu. 

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto menyatakan secara konsolidasi, kredit BRI tembus Rp 1.026,42 triliun pada akhir September 2021. Penyaluran kredit BRI didominasi oleh segmen UMKM dengan porsi mencapai 82,67%. 

Sayangnya, BRI belum merilis kinerja sepanjang 2021. BRI menargetkan kredit di tahun ini bisa tumbuh di kisaran 8% hingga 10% yoy. 

“Adapun sektor yang memiliki peluang atau prospek tinggi untuk terus tumbuh di tahun ini diantaranya pertanian, pangan dan kesehatan,” kata Aestika kepada Kontan.co.id.

Editor: Herlina Kartika Dewi