KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit perbankan yang melonjak tajam di penghujung 2025 membawa tantangan baru bagi industri perbankan. Di balik akselerasi penyaluran kredit, muncul sinyal pelonggaran standar pembiayaan yang berpotensi menekan kualitas kredit ke depan. Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan per Desember 2025 tumbuh 9,69% secara tahunan. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan November 2025 yang hanya tumbuh 7,74%. Namun, lonjakan tersebut dibarengi penurunan standar penyaluran kredit. Hal itu tercermin dari indeks lending standard (ILS) BI pada kuartal IV 2025 yang berada di level minus 2,59. Padahal, pada kuartal III, ILS masih berada di zona positif 5,78. Artinya, perbankan mulai melonggarkan syarat kredit di akhir tahun.
Kredit Melonjak di Akhir 2025, Perbankan Dihadapkan Risiko Penurunan Kualitas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit perbankan yang melonjak tajam di penghujung 2025 membawa tantangan baru bagi industri perbankan. Di balik akselerasi penyaluran kredit, muncul sinyal pelonggaran standar pembiayaan yang berpotensi menekan kualitas kredit ke depan. Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan per Desember 2025 tumbuh 9,69% secara tahunan. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan November 2025 yang hanya tumbuh 7,74%. Namun, lonjakan tersebut dibarengi penurunan standar penyaluran kredit. Hal itu tercermin dari indeks lending standard (ILS) BI pada kuartal IV 2025 yang berada di level minus 2,59. Padahal, pada kuartal III, ILS masih berada di zona positif 5,78. Artinya, perbankan mulai melonggarkan syarat kredit di akhir tahun.
TAG:
- Cimb Niaga
- pertumbuhan kredit
- kredit perbankan
- risiko kredit
- KB Bank
- Non-Performing Loan
- Ekspansi Kredit
- Strategi Perbankan
- Kredit Perbankan 2025
- Kualitas Kredit Bank
- NPL perbankan
- standar pinjaman bank
- Bank Indonesia survei
- indeks lending standard
- kebijakan kredit bank
- CIMB Niaga kredit
- KB Bank kredit
- Bank Mega Syariah pembiayaan
- prinsip kehati-hatian bank