Kresna Life bakal buka dialog dengan nasabah untuk selesaikan masalah polis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Guna menyelesaikan persoalan dengan para nasabah, PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) membentuk Tim Penyelesaian Polis PIK & K-LITA. Lewat tim ini, Kresna Life meminta maaf atas timbulnya keterbatasan komunikasi antara manajemen dengan pemegang polis.

Ketua Tim Supriyadi bilang ingin membuka dialog seluas-luasnya dengan para nasabah. Ia menyebut perusahaan berkomitmen dengan itikad baik ingin menyelesaikan setiap proses yang ada untuk.

Sehingga bisa mencapai solusi terbaik, win-win solution melalui musyawarah mufakat secara kekeluargaan, namun Perusahaan tidak bisa melewati proses ini dengan baik tanpa adanya dukungan dari para Pemegang Polis.


Baca Juga: Nasabah kembali datangi kantor Asuransi Kresna Life

“Maka dari itu, Perusahaan menunjuk Tim Penyelesaian Polis (TPP) untuk membantu Kresna Life untuk memperbaiki dan meningkatkan komunikasi dengan Pemegang Polis. Kami akan mendengar dan menampung setiap masukan untuk Perusahaan terkait skema dan proses penyelesaian," ujar Supriyadi dalam keterangan tertulis pada Rabu (12/8).

Ia mengklaim bakal melayani segala bentuk masukan, keluhan, pertanyaan, dan pengajuan terkait penyelesaian Polis PIK dan K-LITA. Juga membantu Kresna Life selama proses penyelesaian polis kepada para Pemegang Polis. Ia mengaku hal ini juga bertujuan untuk menghindari kesimpangsiuran informasi terkait proses yang ada.

"Kami akan berusaha untuk melayani setiap komunikasi yang masuk, dan kami harap Pemegang Polis agar bersabar jika masih belum mendapat respon dari kami, dan mohon sampaikan complaint kepada kami jika tidak dapat menghubungi kami pada jalur komunikasi yang tersedia," ujarnya.

Lanjut Supriyadi, Kresna Life membuka dialog dan jalur komunikasi ini seluas-luasnya agar para Pemegang Polis dapat berkomunikasi langsung dengan Manajemen. Sehingga Tim penyelesaian polis dapat memproses semua masukan yang ada dan menyelesaikan proses ini dengan baik.

“Jadi tidak perlu ke regulator atau ke pihak lain, agar kondisi tetap kondusif. Kami mengimbau para Pemegang Polis agar tetap tenang, dan memohon dukungan Pemegang Polis selama proses penyelesaian ini, karena jika timbul kegaduhan, akan berpotensi negatif terhadap kinerja saham, kinerja perusahaan, dan sentimen pasar," ungkapnya.

Editor: Yudho Winarto