Kunjungi lokasi kebakaran California, Trump: Pohon bisa meledak



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan pasca kunjungannya ke lokasi kebakaran lahan California. Dia menyebut pohon bisa meledak saat kebakaran hutan, karena saat tumbang jadi mirip korek api.

"Soal hutan, ketika pohon-pohon tumbang dalam waktu singkat, sekitar 18 bulan, menjadi sangat kering," kata Trump saat berkunjung ke California, lokasi kebakaran hutan di West Coast. "Pohon-pohon itu benar-benar jadi seperti batang korek api... Meledak begitu saja," lanjutnya dikutip dari AFP Senin (14/9/2020).

Presiden ke-45 AS itu sebelumnya pernah diolok-olok, karena menyatakan kebakaran hutan California mungkin disebabkan kurangnya "menyapu" tanah di hutan. Tak pelak komentar terbarunya ini menimbulkan kebingungan dan memantik cemoohan masyarakat luas di media sosial.


Orang-orang menebak jangan-jangan Trump salah paham tentang efek kebakaran di pohon, yang mati kekeringan dan melemahkan pertahanan melawan hama.

Baca Juga: Hubungan diplomatik masih panas, Dubes Amerika Serikat untuk China mengundurkan diri

Beberapa pohon seperti eukaliptus Australia memang dilaporkan kadang-kadang meledak oleh petugas pemadam kebakaran, karena getahnya memanas dan mengembang. Sementara itu pohon yang membeku dilaporkan mengeluarkan suara seperti tembakan saat daun-daun serta ranting dan cabangnya patah ketika terbakar.

Trump juga menyalahkan kebakaran ini ke pengelolaan hutan yang buruk di negara-negara bagian yang dipimpin saingannya dari Demokrat. Taipan real estate itu pun meragukan bencana ini dipicu pemanasan global dan akan mereda dengan sendirinya.

Baca Juga: Walau banyak kritik, Trump tetap mengadakan kampanye di dalam ruangan

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie