Laju penyaluran KPR di sejumlah bank melempem hingga kuartal III 2019 ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sejumlah bank di triwulan ketiga 2019 tercatat beragam. Sebagian mengalami perlambatan pertumbuhan dan sebagian masih mampu terus tumbuh.

Perlambatan pertumbuhan salah satunya dialami oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN, anggota indeks Kompas100). Kuartal III 2019, penyaluran KPR bank pemegang pangsa pasar terbesar KPR di tanah air melambat jika dibanding dengan semester I. 

Baca Juga: Naik 13%, Bank BCA raup laba Rp 20,9 triliun hingga kuartal III 2019


Di paruh pertama, BTN mencatatkan penyaluran KPR Rp 226,2 triliun atau tumbuh 18,41% yoy. "Posisi kredit KPR Kuartal III diperkirakan tumbuh yoy lebih rendah daripada kuartal II karena demand yang belum pulih khususnya untuk harga di atas Rp 500 juta," kata Budi Satria, Direktur Konsumer BTN pada Kontan.co.id, Senin (28/10). 

Hanya saja dia tidak mengungkapkan detail realisasi kuartal III lantaran masih belum melakukan paparan kinerja. Hingga akhir tahun, BTN memperkirakan kondisi permintaan KPR masih akan sama dengan triwulan ketiga, namun untuk harga di bawah Rp 500 juta masih tetap bagus.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga mengalami perlambatan pertumbuhan. Kuartal III 2019, KPR perseroan hanya tumbuh 6,8% menjadi Rp 92,1 triliun. Padahal di periode yang sama tahun lalu masih tumbuh 9,4%. 

Adapun bank yang berhasil mencatatkan kenaikan pertumbuhan adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk , PT Bank Rakyat Indonesia Tbk , dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Baca Juga: NPL BCA meningkat, industri baja dan bencana Palu jadi penyebabnya

Lani darmawan, Direktur Konsumer CIMB Niaga mengatakan, pihaknya mencatatkan pertumbuhan KPR 13% kuartal III 2019 dengan rata-rata ticket size Rp 600 juta. Di kuartal yang sama tahun lalu, perseroan hanya mencatatkan kenaikan KPR 10%.

Editor: Tendi Mahadi