Langkah Erick Thohir merombak jajaran direksi BUMN didukung asosiasi pekerja



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat mendukung program bersih-bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang digalakkan oleh Erick Thohir.

Ia juga mengimbau agar Erick tidak pilih-pilih dalam membersihkan perusahaan pelat merah ini, baik itu dari anak hingga cucu perusahaan BUMN sendiri.

Dukungan ini didasarkan oleh maraknya kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh direksi BUMN.


"Semua pimpinan BUMN selalu mengklaim sudah melakukan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan operasional perusahaan. Namun faktanya, berbagai kasus korupsi besar masih marak terjadi di BUMN. Menteri BUMN sebaiknya segera mengganti direksi dan komisaris BUMN yang buruk," ujar Mirah Sumirat di dalam keterangan tertulis, Kamis (27/2).

Baca Juga: Erick Thohir meminta agar kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya tak dipolitisasi

Mirah juga menyoroti soal Direksi BUMN yang terkadang tidak ramah pada serikat pekerja di perusahaannya.

Padahal kehadiran serikat pekerja di BUMN, selain karena dijamin oleh Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan UU No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, perannya juga sangat diperlukan sebagai alat untuk melakukan kontrol kepada manajemen BUMN agar tidak bertindak sembarangan.

Editor: Yudho Winarto