Lelang SUN akhir Juni turun 15%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) berhasil membukukan lelang Surat Utang Negara (SUN) Selasa (30/6) berhasil mengumpulkan penawaran masuk sebanyak Rp 72,03 triliun atau turun sebanyak 15,07% dari capaian lelang sebelumnya yakni Rp 84,82 triliun. Sekadar mengingatkan, lelang SUN sempat sentuh rekor Rp 127 triliun di Februari 2020.

Sementara itu, dari total penawaran masuk yang masuk pada Lelanng SUN Selasa (30/6), pemerintah berhasil menyerap sebanyak Rp 20,5 triliun atau masih sesuai target.

Sebagai informasi, pemerintah terbitkan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam tujuh seri dengan target indikatif Rp 20 triliun dan maksimal mencapai Rp 40 triliun. Adapun tujuan lelang yakni untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.


Baca Juga: Penawaran lelang SUN pada pekan depan diprediksi tetap tinggi

Seri yang ditawarkan pemerintah kali ini di antaranya SPN03201001(new issuance), SPN12210701 (new issuance), FR0081 (reopening), FR0082 (reopening), FR0080 (reopening), FR0083 (reopening) dan FR0076 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).

Berikut besaran rincian serapan masing-masing seri sekaligus besaran yield rata-rata tertimbangnya:

FR0081 jadi seri yang mendapatkan total penawaran masuk tertinggi yakni Rp 27,94 triliun dengan yield rata-rata 6,51%. Seri ini akan jatuh tempo pada 15 Juni 2025 dan sekaligus seri bechmark dengan tenor 5 tahun. Dari SUN tersebut, pemerintah berhasil menyerap Rp 7,4 triliun, sekaligus jadi yang terbanyak diserap pemerintah.

Editor: Yudho Winarto