Lihai memproduksi film-film sekuel berkelas (3)



Nama Thomas Tull tidak asing lagi dikalangan sineas perfilman dunia. Lewat perusahaan film miliknya, Legendary Pictures, Tull memproduksi film-film yang masuk box office. Bahkan, karya-karyanya selalu membukukan pendapatan di atas rata-rata dari film box office dunia. Tull andal membuat sekuel film. Sebut saja sekuel film legendaris seperti Jurrasic Park dan Batman, terbukti sukses menempatkan Tull sebagai produser film papan atas dunia.

Thomas Tull dalam kiprahnya di dunia bisnis hiburan tidak serta-merta berjalan mulus. Kariernya mulai mencuat setelah beberapa film garapan perusahaan film miliknya, Legendary Pictures, laris manis di pasaran.

Seperti diberitakan dalam situs the-numbers.com, perusahaan yang didirikan oleh Tull tahun 2000 silam tersebut telah mencatatkan pendapatan total sebanyak US$ 11,55 miliar secara global. The-numbers.com menyebut, jika dirata-rata, pendapatan film produksi Legendary Pictures masih lebih tinggi dari rata-rata pendapatan film box office global yang bernilai US$ 288,91 juta.


Tidak hanya secara global, di industri film domestik atau Amerika Serikat (AS) sendiri, Legendary Pictures juga telah menyabet keuntungan sebanyak US$ 4,79 miliar. Jumlah ini bila dirata-rata, juga masih lebih tinggi dari rata-rata pendapatan film domestik yang bernilai US$ 119,89 juta. Meski begitu, Legendary juga butuh modal jumbo untuk meraup cuan yang maksimal.

Per 8 maret 2017, tercatat anggaran produksi film Legendary mencapai US$ 3,74 miliar. Anggaran tersebut berada jauh di atas rata-rata perusahaan produsen film di dunia sebesar US$ 93,68 juta.

Dari 34 film yang telah diproduksi oleh Legendary, beberapa film memberikan sumbangsih paling banyak bagi perusahaan. Antar lain,  film sekuel keempat dari serial Jurassic Park yang dimulai tahun 1993 lalu yakni "Jurassic World".

Editor: Tri Adi