Mantan dosen yang tangan kanan Jack Ma (1)



KONTAN.CO.ID - Lucy Peng atau dikenal dengan nama Peng Lei, merupakan pebisnis andal yang lahir bersama Alibaba Group. Sejak merintis karier bersama pemilik Alibaba, Jack Ma, potensi Peng Lei kian terasah. Banyak posisi penting ia pegang dengan cekatan. Kepiawaiannya mengelola sumber daya manusia menjadi sumbangan berharga bagi kemajuan Alibaba ke depan. Mantan dosen Zhejiang University tersebut kini memiliki harta kekayaan sebanyak US$ 1,1 miliar.

Tak kenal patah arang. Kalimat itu  cocok untuk menggambarkan perjalanan karier seorang Lucy Peng atau yang lebih dikenal dengan nama Peng Lei. Miliarder asal China ini, sukses mencapai kejayaan membawa bendera Alibaba Group, raksasa e-commerce China yang juga ikut ia rintis, menjadi berkembang pesat seperti sekarang ini.

Jabatan yang Peng Lei raih bukan tanpa usaha keras. Ia merupakan salah satu wanita yang berperan penting dalam memajukan bisnis Alibaba Group menjadi perusahaan e-commerce terbesar di China, bahkan di dunia.


Wanita kelahiran 1972 tersebut, memperoleh gelar sarjana administrasi bisnis di Zhejiang Gongshang University pada tahun 1994. Setelah lulus, Peng Lei tidak langsung terjun kedua bisnis. Dia tercatat pernah menjadi salah satu pengajar di Zhejiang University of Finance & Economics selama lima tahun.

Namun tidak berlangsung lama, Peng Lei akhirnya menikah dengan Sun Tongyu dan memutuskan berhenti mengajar.

Pada tahun 1999, Peng Lei ikut membidani lahirnya Alibaba Group bersama dengan sang suami serta Jack Ma yang juga saat ini menjadi salah satu pebisnis kaya yang terkenal di China, dengan modal awal hanya U$ 60.000. Gelar sarjana yang diperoleh Peng Lei di fakultas administrasi bisnis cukup menjadi bekal Peng Lei untuk mengetahui seluk beluk berbisnis.

Tanggungjawab pertama Peng Lei di perusahaan Alibaba Group adalah menjadi pengelola departemen sumber daya manusia (SDM) yang mengawasi hampir 35.000 karyawan. Berkat kepiawaiannya dalam mengelola SDM ditambah kemampuan komunikasi yang baik, membuat sosok Peng Lei begitu dikagumi dan dihormati jajaran manajemen senior.

Editor: Tri Adi