Mendekati akhir tahun, pasar mobil seken masih laris



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar mobil bekas (mobkas) tampaknya masih akan positif hingga akhir tahun. Hanya saja tahun depan diprediksi akan stagnan.

Herjanto Kosasih, Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua menjelaskan sampai oktober ini penjualan mobil di WTC Mangga Dua bisa mencapai 33.000 unit per Oktober ini. Melampaui jumlah target awal yang dicanangkan yakni mencapai 30.000 unit.

"Kami optimis tahun ini bisa tembus 37.000 unit sampai 38.000 unit sampai akhir tahun," kata Herjanto kepada Kontan.co.id, Kamis (25/10). Jumlah ini melampaui hasil tahun lalu yang sebanyak 36.000 unit.


Menurutnya faktor peraturan ganjil genap di Jakarta yang mempengaruhi kenaikan penjualan. Sehingga konsumen beralih untuk mencari mobil cadangan untuk bisa menjadi moda transportasi di ibukota.

Hanya saja tahun depan Herjanto mengaku tahun politik tahun depan pasar akan stagnan. Hal ini karena tahun politik yang menyebabkan pembelian mobkas akan tersendat. "Banyak yang wait and see menunggu situasi politik aman terlebih dahulu," katanya.

Oleh karena itu, desember 2018 ini, Herjanto mengaku saat terakhir untuk promosi penjualan. Alhasil akan ada program khusus yang akan disiapkan, yang menurut klaimnya tak pernah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Tahun depan ditargetkan penjualan di WTC Mangga Dua akan sama dengan target tahun ini yakni mencapai 30.000 unit.

Walaupun terjadi ada kenaikan permintaan, tetapi Herjanto bilang harga jual mobil bekas di WTC Mangga Dua tahun ini tidak ada perubahan yang sangat signifikan. Kenaikan harga mobil baru karena lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS tak juga memengaruhi harga jual. "Saat ini konsumen banyak yang cari harga mobil dikisaran Rp 150 juta sampai Rp 170 juta," jelasnya

Editor: Handoyo .