​Mengenal amoeba pemakan otak Naegleria Fowleri dan penyakit yang disebabkannya



KONTAN.CO.ID - Amoeba "pemakan otak" telah menyebabkan seorang anak berusia 13 tahun meninggal dunia setelah berenang di danau Florida. Ia meninggal akibat adanya infeksi amoeba "pemakan otak" yang langka setelah liburan keluarga, dilansir dari live science, Sabtu (12/9/2020). 

Tanner Wall meninggal karena infeksi Naegleria fowleri pada 2 Agustus. Kasus ini terjadi kedua kalinya di Florida.

Dikutip dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Naegleria fowleri adalah amoeba atau organisme hidup bersel tunggal yang biasa ditemukan di air tawar yang hangat. Misalnya, danau, sungai, dan mata air panas. 


Hanya ada satu spesies atau jenis Naegleria yang menginfeksi manusia yakni Naegleria Fowleri. Naegleria fowleri menyebabkan penyakit Primary Amebic Meningoencephalitis (PAM), yaitu infeksi otak yang menyebabkan kerusakan jaringan otak dan bisa menyebabkan kematian. 

Lantas, bagaimana amoeba pemakan otak ini menginfeksi manusia?

Baca Juga: Waspada, mata merah juga bisa jadi gejala terinfeksi virus corona

Cara infeksi amoeba Naegleria fowleri

Seseorang tidak bisa terinfeksi amoeba pemakan otak dengan minum air yang terkontaminasi Naegleria. Naegleria fowleri menginfeksi orang ketika air yang mengandung amoeba masuk ke dalam tubuh melalui hidung. 

Hal ini biasanya terjadi ketika seseorang berenang atau menyelam di tempat air tawar yang hangat, seperti danau dan sungai. Amoeba Naegleria fowleri kemudian masuk melalui hidung menuju ke otak di mana ia menghancurkan jaringan otak.

Dalam kasus yang sangat jarang, infeksi amoeba pemakan otak juga dapat terjadi ketika air yang terkontaminasi dari sumber lain seperti air kolam renang yang tidak terklorinasi secara memadai atau air keran yang terkontaminasi masuk ke dalam hidung. 

Misalnya ketika orang membenamkan kepala atau membersihkan hidung dan ketika orang membersihkan hidung mereka menggunakan air keran yang terkontaminasi. Naegleria fowleri belum terbukti menyebar melalui uap air atau tetesan aerosol, seperti kabut pancuran atau uap dari humidifier.

Baca Juga: Waduh, Ratusan Investasi Bodong Berkedok Koperasi Marak Beroperasi