Mengenal USS Gerald R Ford, kapal induk terbaru AS seharga Rp 188 triliun



KONTAN.CO.ID - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) bersiap menguji suara dan tautan data yang akan menghubungkan kapal induk terbaru mereka USS Gerald R Ford ke kapal perang lainnya.

Militer AS terus melakukan tes komando dan kontrol ketika USS Gerald R Ford beroperasi di perairan Atlantik selama melakukan serangkaian uji coba selama satu setengah tahun ke depan.

"Kami ingin membuat Ford mulai melakukan beberapa interaksi dasar dengan kapal perang lainnya," kata Laksamana Muda Craig Clapperton, Komandan Carrier Strike Group 12, dalam konferensi pers, Senin (1/6), seperti dilansir Defenseone.


"Kami akan melakukan beberapa hal dasar untuk membangun blok," ujar dia.

Baca Juga: Kapal Induk terbaru Gerald Ford bersiap terhubung dengan armada perang AS di Atlantik

Itu berarti, menghubungkan USS Geral R Ford secara elektronik dengan kapal induk lain, kapal perusak, kapal penjelajah, pesawat tempur, dan markas besar darat di seluruh dunia. 

Mengutip Kompas.com, USS Gerald R Ford memulai uji coba pelayaran sejak Juli 2017 setelah menjalani proses konstruksi selama delapan tahun. Ini adalah kapal induk dengan klasifikasi "supercarrier" dengan bobot lebih dari 100.000 ton. 

USS Gerald R Ford kelak akan menggantikan kapal induk kelas Nimitz yang masih beroperasi sejak mulai AS gunakan pada 1970-an. Namanya diambil dari  Presiden AS ke-38.  

Kapal induk kelas Nimitz bisa berlayar dengan kecepatan di atas 30 knot, mengarungi perairan selama 90 hari tanpa harus mengisi ulang perbekalan, dan meluncurkan pesawat terbang ratusan kilometer dari sasaran. 

Baca Juga: Juru bicara: Kapal induk pertama buatan Tiongkok melakukan uji coba senjata di laut

Editor: S.S. Kurniawan