Menhan China: Persaingan dengan AS telah masuk ke dalam periode yang berisiko tinggi



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Konfrontasi strategis antara China dan Amerika Serikat telah memasuki periode berisiko tinggi. Pengakuan tersebut keluar dari mulut Menteri Pertahanan China Wei Fenghe.

Dilansir dari South China Morning Post, Wei mengatakan bahwa China perlu meningkatkan semangat juangnya. Sementara para pemimpin militer lainnya mengatakan negara itu harus mengejar ketinggalan dengan negara-negara Barat dalam perkembangan teknologi.

Baca Juga: Sambil ejek Biden, Trump ancam tinggalkan kesepakatan dagang dengan China


"Amerika Serikat telah mengintensifkan penindasan dan penahanan pihak kami sejak wabah dan konfrontasi strategis Sino-AS telah memasuki periode risiko tinggi," kata Wei.

"Kita harus memperkuat semangat juang kita, berani bertarung dan jago bertarung, dan menggunakan pertarungan untuk meningkatkan stabilitas," tegas Wei yang juga seorang jenderal aktif di PLA.

Di sisi lain, Kepala Departemen Persenjataan Angkatan Udara PLA Zhu Cheng mengatakan persaingan antara China dan Barat di dunia maya, luar angkasa, laut dalam, maupun lingkungan biologis semakin meningkat.

“Saya menyarankan untuk mempercepat penerapan teknologi inovatif dan revolusioner yang dikembangkan sendiri,” katanya.

Baca Juga: Anggaran militer naik, Xi Jinping ke tentara China: Tingkatkan kesiapan bertempur!

"Kita perlu menghindari kerentanan strategis yang disebabkan oleh kesalahan generasi dengan Amerika Serikat dan Barat," lanjut dia.

Beijing mengatakan minggu lalu akan meningkatkan anggaran pertahanan sebesar 6,6% pada tahun ini, meskipun melaporkan kontraksi ekonomi pada kuartal pertama yang pertama sejak catatan tersebut diperkenalkan pada tahun 1992. 

Editor: Tendi Mahadi