Menlu China meminta AS menghentikan pendekatan berbahaya dan lebih rasional



KONTAN.CO.ID - BEIJING. China terus mencoba melakukan yang terbaik untuk meyakinkan Amerika Serikat (AS) agar menghentikan pendekatan berbahaya dalam menyelesaikan permasalahan dengan China. Beijing juga meminta agar AS tulus dalam berdialog dan lebih rasional melihat kebangkitan China.

Harapan itu disampaikan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam sebuah forum online dengan lebih dari 30 diplomat top dan pakar, untuk menjelaskan arah hubungan China AS ke depan.

Baca Juga: Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan F-35 senilai US$ 23 miliar ke Jepang


Wang, yang juga Anggota Dewan Negara China, mengatakan, hubungan kedua negara saat ini tengah memasuki titik paling kritis sejak keduanya menjalin hubungan diplomatik.

"Hubungan China-AS merupakan salah satu hubungan bilateral paling penting di dunia dihadapkan pada tantangan paling berat sejak pembentukan hubungan diplomatik," ujar Wang pada hari Kamis (9/7) di China, seperti dilansir Global Times.

Ketegangan hubungan AS-China mulai dari perang dagang, dan kompetisi di bidang teknologi tinggi seperti 5G, hingga ketegangan militer di Laut China Selatan dan masalah Taiwan, serta perang kata-kata tentang pandemi Covid-19. Dua negara paling kuat dan ekonomi terbesar di dunia telah bersaing dan berjuang di hampir setiap aspek dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Redakan ketegangan, Menlu China sampaikan tiga usulan ini ke AS

Editor: Noverius Laoli