Meski naik lagi, kematian akibat virus corona di Spanyol masih melambat



KONTAN.CO.ID - MADRID. Angka kematian akibat virus corona di Spanyol kembali naik. Meski begitu, secara persentase kenaikannya masih konsisten dengan perlambatan.  

Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan, 757 orang meninggal selama 24 jam terakhir, naik dari 743 di hari sebelumnya, menandai kenaikan harian kedua berturut-turut.

Tambahan angka kematian itu menjadikan total korban meninggal akibat virus corona di negeri matador menjadi 14.555 orang, tertinggi kedua di dunia setelah Italia.


Tapi, Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa menyatakan, kenaikan itu masih konsisten dengan perlambatan. Persentase laju kenaikan harian kira-kira berkurang separuh dari akhir Maret menjadi sekitar 5%.

Baca Juga: Duh, laju kematian akibat corona di Spanyol yang melambat terhenti

"Tidak ada angka yang baik dalam hal kematian, (tapi) kita sekarang dalam fase perlambatan," katanya, Rabu (8/4), seperti dikutip Reuters.

Namun, ada kecurigaan yang meningkat, bahwa jumlah korban meninggal yang Pemerintah Sapnyol laporkan jauh lebih rendah dari kenyataan di lapangan.

Pengadilan Tinggi Madrid menyebutkan, telah menandatangani lebih dari 9.000 sertifikat penguburan dalam dua minggu terakhir pada Maret tahun ini.

Sementara hanya ada 4.311 kematian yang tercatat sepanjang Maret tahun lalu. Dan, jumlah korban meninggal akibat virus corona di wilayah Madrid tercatat 5.586 orang.

Baca Juga: Kabar baik, Italia mencatat kenaikan kasus harian virus corona terendah

Editor: S.S. Kurniawan