Multipolar technology dorong transformasi digital dengan cognitive collaboration



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di era transformasi digital saat ini, kombinasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan Cloud Communications (komunikasi suara dan data berbasis Internet) mendorong collaboration ke level berikutnya, yaitu Cognitive Collaboration.

Konsep ini mengubah cara kita berkomunikasi dan berkolaborasi, bertukar informasi atau data secara mudah, nyaman dan aman, sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna.

Baca Juga: Agar investasi meningkat, harus ditopang kebijakan moneter dan fiskal


Hal inilah yang dibahas PT Multipolar Technology Tbk dan Cisco dalam seminar bertajuk “Cognitive Collaboration – The Next Level of Digital Transformation” di Grand Hyatt Jakarta, 6 Agustus 2019.

“Perbedaan lokasi, jarak dan waktu jangan sampai menghambat aktivitas kita. Koordinasi dan komunikasi kini tidak lagi dibatasi dengan kubikel kerja dan ruang rapat, namun bisa dilakukan di mana saja sehingga kinerja dan produktivitas tetap terjaga,” ujar Yohan Gunawan, Group Head Infrastructure Hardware PT Multipolar Technology Tbk, dalam keterangan pers, Selasa (6/8).

Cognitive collaboration merupakan konsep yang diusung Cisco guna memudahkan komunikasi yang tidak melulu dilakukan di ruang rapat maupun kubikel kerja, dengan memanfaatkan solusi Cisco Webex.

Kesibukan dan situasi yang kurang kondusif seperti jadwal rapat yang padat dan kemacetan di jalan seringkali menghambat kelancaran komunikasi dan produktivitas.

Baca Juga: Demi pekerja mobile, Multipolar Technology sajikan solusi VMware Workspace ONE

Kini hal ini tidak perlu dikuatirkan lagi karena ada solusi Cisco Webex yang memungkinkan kolaborasi tanpa batas, melalui tatap muka secara virtual.

Editor: Noverius Laoli