Nadiem janjikan tunjangan khusus bagi guru terdampak banjir selama tiga bulan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan tunjungan khusus kepada para guru terdampak banjir yang melanda di berbagai wilayah Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. 

"Kemendikbud juga sedang melakukan pendataan untuk pemberian tunjangan khusus bagi para guru terdampak banjir yang akan diberikan selama tiga bulan," ungkap Nadiem dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (3/1/2019). 

Baca Juga: Anies jalin kerjasama dengan pihak-pihak ini untuk atasi dampak banjir di Jakarta


Tunjangan khusus guru terdampak banjir tersebut di luar dari tunjangan profesi yang rutin dibayarkan. "Tunjangan profesi bagi guru terdampak banjir juga tetap akan dibayarkan," tambahnya. 

Kemendikbud belum merinci prosedur pencairan dana tunjangan khusus untuk guru yang terdampak banjir di sejumlah wilayah ini. 

Pernah dilakukan di Bencana Tsunami 

Alokasi dana tunjangan khusus untuk guru yang terdampak bencana juga pernah dilakukan Kemendikbud dalam penanganan bencana di Sulawesi Tengah tahun 2018. 

Kemendikbud telah mengalokasikan Rp 246,5 miliar untuk penanganan bencana di Sulteng. Selain untuk bantuan pembangunan sekolah darurat, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk bantuan berupa tunjangan khusus kepada guru terdampak bencana di Sulteng, serta pemulihan kegiatan belajar. 

Baca Juga: BI salurkan 1.300 paket bantuan untuk korban banjir di Jabodetabek

Bantuan tersebut merupakan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kemendikbud Tahun 2018. 

Editor: Noverius Laoli