Nasib Penumpang Hondius: 42 Hari Karantina Menanti Setelah Evakuasi Ketat



KONTAN.CO.ID - Negara-negara bersiap mengevakuasi warganya dari kapal pesiar mewah yang terdampak virus hantavirus mematikan. Kapal tersebut dijadwalkan berlabuh di dekat Tenerife pada Minggu (10/5/2026) dini hari, sementara otoritas kesehatan menyatakan risiko penyebaran virus tetap rendah.

MV Hondius akan berlabuh di dekat Tenerife antara pukul 03.00–05.00 GMT pada Minggu.

Melansir Reuters, para penumpang akan diturunkan secara bertahap berdasarkan kelompok kewarganegaraan masing-masing.


Kapal tersebut kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Belanda untuk proses disinfeksi menyeluruh.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke Tenerife pada Sabtu untuk memantau situasi.

Risiko Dinilai Rendah oleh WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi pengarahan kepada negara-negara anggota yang memiliki warga di kapal tersebut mengenai proses evakuasi. WHO merekomendasikan pemantauan kesehatan penumpang selama 42 hari sejak kemungkinan paparan terakhir.

Tedros menegaskan bahwa situasi ini tidak sama dengan COVID-19.

“Ini bukan COVID-19 yang lain. Risiko kesehatan masyarakat saat ini dari hantavirus tetap rendah,” tulisnya dalam surat yang dipublikasikan di platform X.

Ia mengatakan keputusan untuk menyampaikan pernyataan publik diambil untuk meredakan kekhawatiran masyarakat.

Baca Juga: Vladimir Putin: Perang Ukraina Mulai Mendekati Titik Akhir

Proses Evakuasi Ketat

Penumpang akan dievakuasi melalui pelabuhan industri Granadilla yang jauh dari permukiman warga. Mereka akan dipindahkan menggunakan kendaraan tertutup dan dikawal ketat melalui jalur yang sepenuhnya disterilkan, sebelum langsung dipulangkan ke negara asal.

Korban Jiwa dan Penyebaran

Wabah ini telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia, termasuk pasangan asal Belanda dan satu warga Jerman.

Secara total, delapan orang jatuh sakit, dengan enam kasus telah terkonfirmasi dan dua lainnya masih diduga terinfeksi.

Virus hantavirus biasanya ditularkan melalui hewan pengerat, namun dalam kasus langka dapat menyebar antar manusia. Gejalanya umumnya mirip flu pada tahap awal.

Evakuasi Internasional

Kapal ini berangkat dari pantai Cape Verde menuju Spanyol pada Rabu setelah WHO dan Uni Eropa meminta evakuasi segera.

Baca Juga: WHO Siapkan Protokol Darurat Usai Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

Beberapa negara telah mengirim pesawat untuk menjemput warganya, termasuk:

  • Belgia
  • Prancis
  • Jerman
  • Irlandia
  • Belanda
Uni Eropa juga mengirim dua pesawat tambahan untuk warga negara lain di Eropa.

Amerika Serikat dan Inggris telah menyiapkan penerbangan serta rencana darurat untuk warga non-Uni Eropa dari negara yang tidak dapat mengirim pesawat.