Orangtua harus waspada, ini 10 gejala diabetes tipe 1 pada anak



KONTAN.CO.ID - Diabetes tipe 1 pada anak adalah kondisi di mana tubuh anak tidak lagi memproduksi hormon insulin. Ada gejala diabetes tipe 1 pada anak yang harus orangtua waspadai.

Tubuh anak-anak membutuhkan insulin untuk bertahan hidup. Melansir Mayo Clinic, insulin bisa diibaratkan sebagai kunci yang dibutuhkan untuk memasukkan gula ke dalam sel sebagai bahan baku energi. 

Jika tidak tersedia cukup insulin di dalam tubuh, kadar gula darah dapat melonjak tinggi. Oleh sebab itu, insulin yang tidak tersedia dari tubuh perlu diganti dengan suntikan atau dengan pompa insulin. 


Diabetes tipe 1 pada anak-anak dulu dikenal sebagai diabetes juvenile atau diabetes yang bergantung pada insulin. Sayangnya, diabetes tipe 1 termasuk penyakit yang tak bisa diobati, hanya dapat dikelola atau dikontrol. 

Ketika anak-anak didiagnosis mengalami diabetes tipe 1, para orangtua dan anak-anak (tergantung pada usianya) seketika perlu belajar cara memberi suntikan insulin, menghitung karbohidrat, dan memantau kadar gula darah. 

Nah, diagnosis dini diabetes tipe 1 pada anak-anak diyakini bisa membantu dalam proses pengendalian penyakit ini.

Baca Juga: 5 Manfaat superfood daun kelor, bisa menurunkan gula darah

Gejala diabetes tipe 1 pada anak 

Setiap orangtua tahu bayi dan anak kecil cenderung banyak tidur dan minum. Tetapi, jika anak-anak tiba-tiba lebih mengantuk atau haus dari biasanya, hal itu bisa menjadi gejala diabetes tipe 1. 

Dilansir dari WebMD, anak Anda bisa terkena diabetes tipe 1 saat masih bayi, atau nanti saat menginjak usia balita atau remaja. Paling sering, diabetes tipe 1 ini muncul setelah anak berusia 5 tahun. 

Perlu dipahami bahwa diabetes tipe 1 berbeda dengan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 memang bisa terjadi pada anak-anak, biasanya setelah usia 10 tahun, tapi lebih sering terlihat pada orang dewasa. 

Jika anak Anda menderita diabetes tipe 1, itu berarti pankreasnya (organ di sisi kanan atas perut) membuat insulin sedikit atau tidak sama sekali. 

Kondisi tersebut termasuk gangguan autoimun yang berarti terjadi ketika sistem pertahanan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel yang membuat insulin. 

Baca Juga: Menderita diabetes melitus? Biji jamblang bermanfaat menurunkan gula darah tinggi

Editor: S.S. Kurniawan