Pasar lesu, Adi Sarana Armada (ASSA) berharap permintaan mobil bekas segera membaik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan mobil bekas cenderung turun di tengah merebaknya pandemi virus corona (Covid-19). Tantangan ini turut dirasakan oleh PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) selaku perusahaan yang juga berkecimpung di bidang penjualan kendaraan bekas.

Jany Chandra, Direktur ASSA mengatakan, perusahaan pembiayaan atau leasing saat ini menahan pemberian fasilitas kredit kendaraan bermotor karena masih masa pandemi Akibatnya, pembeli yang mengandalkan skema kredit menjadi kesulitan untuk melakukan merealisasikan pembelian kendaraan bekas.

Baca Juga: Pendapatan Adi Sarana Armada (ASSA) pada kuartal I 2020 tumbuh 38%


Di sisi lain, penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga membuat mobilitas masyarakat menjadi berkurang. Alhasil, kebutuhan atas kendaraan menjadi turun. Kedua faktor inilah yang selanjutnya menahan laju permintaan kendaraan bekas.

Selain permintaan yang lesu, ASSA juga dihadapkan pada tren penurunan harga jual kendaraan bekas, sejalan dengan tren permintaan pasar yang menurun. Padahal, dalam kondisi normal, Jany mencatat bahwa tren harga jual kendaraan cenderung  mengalami kenaikan.

“Dalam kondisi normal, tren harga jual mobil bekas turut naik seiring kenaikan harga mobil baru yang setiap tahunnya naik 8%-10%,” kata Jany kepada Kontan.co.id pada Jumat (5/6).

Editor: Anna Suci Perwitasari