Pasar rokok elektrik makin mengepul, siap mengasapi rokok kretek



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perlahan, rokok elektrik mulai mendapatkan pasar di Indonesia. Para produsen rokok elektrik pun satu per satu masuk. Paling baru salah satu produsen rokok elektrik global, Juul Labs, resmi masuk ke Indonesia dengan meluncurkan perangkat Juul dan Juulpods di Indonesia.

Melalui kemitraan eksklusif bersama PT Jagad Utama Lestari (PT JUL), anak perusahaan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), produk Juul kini tersedia untuk perokok dewasa di Indonesia.

James Monsees, Pendiri dan Chief Product Officer Juul Labs mengatakan, misi global perusahaan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup satu miliar perokok dewasa di dunia. Perusahaan telah melihat sejumlah kesuksesan dalam mencapai misi tersebut di negara di mana mereka beroperasi.


"Di AS, kami melihat perokok mulai menggunakan Juul sebagai alternatif rokok konvensional. Kami berharap dengan hadirnya Juul di Indonesia, perokok dewasa di negara ini juga memiliki alternatif yang sama,” kata James, Rabu (10/7).

James menyebut Juul tidak ada keinginan bersaing dengan merk rokok elektrik milik Phillip Morris maupun British American Tobacco (BAT).

"Tingkat kesuksesan orang berpindah dari perokok biasa menjadi tidak, itu sangat rendah. Oleh karena itu kami menjembataninya lewat produk kami," jelasnya.

Hal ini sejalan dengan fakta bahwa ada 67 juta perokok dewasa di Indonesia atau sekitar 39% dari jumlah populasi dewasa di Indonesia. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah perokok dewasa ketiga terbesar di dunia.

Perangkat Juul sendiri tersedia dalam dua warna, slate dan silver. Juulpods tersedia dalam kemasan berisi dua kartrid dengan pilihan kadar nikotin 3% dan 5%, serta tersedia dalam empat varian yaitu Tembakau Virginia, Mint, Mangga, dan Vanila, untuk memenuhi kebutuhan nikotin yang berbeda dari perokok dewasa.

Editor: Khomarul Hidayat