KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berbagai sentimen baik dari global maupun domestik menjegal langkah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun 2019. Mulai dari perang dagang, pemilihan umum, aksi demonstrasi, hingga perlambatan ekonomi, menjadi penyebab utama kinerja IHSG kurang menggigit di tahun ini. Pada tahun depan, kinerja IHSG diproyeksikan akan lebih oke dibandingkan tahun ini. Sebab, beberapa indikator global maupun makroekonomi mulai menunjukkan perbaikan. Analis Henan Putihrai Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai, tahun depan Indonesia akan memasuki tren suku bunga rendah. Hal ini tidak lepas dari kebijakan The Fed yang menurunkan suku bunga acuan.
Pasar saham diprediksi membaik tahun depan, ini sentimen pendorongnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berbagai sentimen baik dari global maupun domestik menjegal langkah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun 2019. Mulai dari perang dagang, pemilihan umum, aksi demonstrasi, hingga perlambatan ekonomi, menjadi penyebab utama kinerja IHSG kurang menggigit di tahun ini. Pada tahun depan, kinerja IHSG diproyeksikan akan lebih oke dibandingkan tahun ini. Sebab, beberapa indikator global maupun makroekonomi mulai menunjukkan perbaikan. Analis Henan Putihrai Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai, tahun depan Indonesia akan memasuki tren suku bunga rendah. Hal ini tidak lepas dari kebijakan The Fed yang menurunkan suku bunga acuan.