Pelni Optimistis Bisa Angkut 3 Juta Pelanggan Hingga Akhir Tahun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni) mencatatkan telah mengangkut 2,76 juta pelanggan hingga Agustus 2022. Jumlah tersebut mengalami lonjakan 191% dari periode yang sama di tahun 2021 (year on year/YoY).

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Opik Taupik menyebutkan, capaian tersebut telah melampaui jumlah pelanggan yang diangkut sepanjang delapan bulan pertama pada tahun 2021.  Oleh karena itu, perseroan optimis bisa menembus 3 juta pelanggan hingga akhir 2022.

Ia bilang kenaikan jumlah pelanggan tersebut tidak lepas dari kebijakan perjalanan dalam negeri yang sudah lebih longgar. Namun, perseroan tetap mengingatkan penunmpang  menerapkan protokol kesehatan dan memastikan telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 hingga dosis ketiga.


Baca Juga: Banda Neira: Sejarah Kelam, Keindahan Wisata Bahari, dan Cara Mengaksesnya

"Kebijakan perjalanan dengan kapal PELNI tetap mengacu pada kebijakan Pemerintah. Kami akan terus mengingatkan pelanggan kami untuk memperhatikan perkembangan kebijakan agar perjalanan dengan kapal Pelni lebih aman dan nyaman bagi semua pelanggan," kata Opik dalam keterangan resminya, Senin (17/10).

Seiring dengan peningkatan penumpang, Pelni berhasil membukukan laba konsolidasi sebesar Rp 152 miliar per Agustus 2022 atau naik 408% secara YoY.

Tahun depan, perseroan membidik laba Rp 233 triliun dan tahun 2024 sebesar Rp 355 miliar. Opick bilang, dari target tersebut, sekitar 24% didalamnya diperoleh dari pendapatan bisnis barang. Bisnis barang kelak akan menjadi penopang utama bisnis Pelni.

Opik yakin, kinerja positif ini tidak lepas dari upaya transformasi yang telah dicanangkan Perusahaan sejak 2019. Transformasi tersebut telah dituangkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan atau RJPP tahun 2020 hingga 2024.

"Di tahun 2023 mendatang, Pelni akan memperkuat shipping management dan ekspansi bisnis dan pada 2024 membangun national shipping holding company, sebagaimana yang kami susun dalam roadmap RJPP 2020-2024," sebut Opik.

Editor: Yudho Winarto