Pelni sediakan GeNose C19 di 26 kapal penumpangnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni  (Persero) menjadi perusahaan pelayaran pertama yang menyediakan perlengkapan GeNose C19 di atas kapal.

Alat screening Covid-19 ini hadir di seluruh 26 kapal penumpang Pelni demi memastikan kondisi kesehatan seluruh kru kapal selama pelayaran.

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Opik Taufik berharap kehadiran GeNose C19 di seluruh armada Pelni dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi kru kapal dan khususnya bagi para pelanggan.


“Alat ini digunakan sebagai skrining kesehatan bagi kru kapal yang bertugas. Alat ini juga dapat digunakan bagi penumpang kapal PELNI yang di tengah pelayaran menunjukan gejala tertentu. Kehadiran GeNose C19 ini semakin melengkapi fasilitas kesehatan di atas kapal PELNI,” tuturnya dalam siaran resmi yang diterima Kontan, Sabtu (29/5).

Untuk diketahui, seluruh kapal penumpang PELNI dilengkapi dengan tenaga dokter yang ikut sepanjang pelayaran. Selain dokter, kapal PELNI juga memiliki ruang pemeriksaan beserta obat-obatan dan ruang perawatan bagi yang membutuhkan.

Baca Juga: Periode pasca peniadaan mudik diperpanjang, PELNI perketat protokol kesehatan

Penyediaan layanan GeNose C19 di 26 kapal penumpang merupakan bentuk komitmen Perusahaan dalam mendukung program pemerintah dalam pencegahan Covid-19 di transportasi umum.

“Kami juga terus melaksanakan penyemprotan disinfektan dan menjaga physical distancing pada setiap pelayarannya, jadi pelanggan dapat semakin mempercayakan perjalanannya dengan kapal Pelni,” ungkap Opik.

Hingga saat ini, Perusahaan memiliki sebanyak 2.737 ABK yang bertugas melayani pelanggan di 26 kapal penumpang. "Kami terus memantau kesehatan kru kapal yang bertugas untuk memastikan setiap pelayaran aman untuk melayani pelanggan. Dengan adanya alat ini, Perusahaan bisa lebih cepat mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk pencegahan dini,” jelas Opik.

Opik menambahkan, tercatat data Perusahaan hingga hari keempat berakhirnya periode pengetatan pasca mudik terhitung sejak tanggal 25 s.d 28 Mei 2021 PT PELNI telah mengantarkan penumpang sebanyak 31.540 kapal penumpang dan 7.368 penumpang kapal perintis.

Baca Juga: Pemerintah perpanjang pengetatan perjalanan di Sumatra, begini aturan mainnya

Lonjakan penumpang tertinggi di kapal penumpang pada hari kedua yaitu 26 Mei 2021 sebanyak 11.205 penumpang, dengan ruas tertinggi Pare Pare – Tarakan dan Bau Bau – Makassar. Sedangkan pada kapal perintis penumpang tertinggi pada hari pertama yaitu 25 Mei 2021 sebanyak 2.842 penumpang, dengan ruas tertinggi Masalembo – Kalianget dan Tanjung Wangi – Sapeken.

Editor: Noverius Laoli