KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi momentum untuk mengarahkan kebijakan moneter yang lebih mendukung pertumbuhan ekonomi. Ekonom InFast Bestari, Gede Sandra, menilai kepemimpinan baru BI perlu memperkuat koordinasi dengan pemerintah sekaligus memberikan perhatian lebih besar terhadap pemulihan daya beli masyarakat. Menurut Gede, pergantian kepemimpinan di bank sentral merupakan sinyal positif bagi sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pengganti Perry Warjiyo Diminta Fokus Perkuat Kelas Menengah dan Daya Beli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi momentum untuk mengarahkan kebijakan moneter yang lebih mendukung pertumbuhan ekonomi. Ekonom InFast Bestari, Gede Sandra, menilai kepemimpinan baru BI perlu memperkuat koordinasi dengan pemerintah sekaligus memberikan perhatian lebih besar terhadap pemulihan daya beli masyarakat. Menurut Gede, pergantian kepemimpinan di bank sentral merupakan sinyal positif bagi sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
TAG: