KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendorong adanya insentif otomotif pada tahun ini. Insentif dinilai perlu untuk memacu kembali industri dan pasar otomotif yang melandai pada tahun 2025. Kemenperin maupun Gaikindo kompak memproyeksikan tingkat penjualan mobil sepanjang tahun 2025 tak akan menembus level psikologis 800.000 unit. Artinya, penjualan mobil pada tahun lalu akan lebih rendah dibandingkan 2024. Gaikindo mencatat penjualan wholesales (pabrik ke dealer) mobil mencapai 865.723 unit sepanjang tahun 2024. Sementara hingga November 2025, penjualan mobil baru mencapai 710.084 unit, atau turun 9,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Penjualan 2025 Tak Capai 800.000 Unit, Kemenperin & Gaikindo Dorong Insentif Otomotif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendorong adanya insentif otomotif pada tahun ini. Insentif dinilai perlu untuk memacu kembali industri dan pasar otomotif yang melandai pada tahun 2025. Kemenperin maupun Gaikindo kompak memproyeksikan tingkat penjualan mobil sepanjang tahun 2025 tak akan menembus level psikologis 800.000 unit. Artinya, penjualan mobil pada tahun lalu akan lebih rendah dibandingkan 2024. Gaikindo mencatat penjualan wholesales (pabrik ke dealer) mobil mencapai 865.723 unit sepanjang tahun 2024. Sementara hingga November 2025, penjualan mobil baru mencapai 710.084 unit, atau turun 9,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
TAG: