Penjualannya sempat tertekan pandemi, segmen kendaraan komersial Toyota mulai menderu



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Indonesia, menilai segmen kendaraan komersial atau niaga erat kaitannya dengan kondisi makro ekonomi sehingga penjualannya di segmen ini cukup turun naik akibat pandemi Covid-19.

Kendati banyak tantangan yang harus dihadapi, TAM masih melihat prospek bisnis yang positif di sepanjang tahun ini, khususnya untuk kendaraan niaga.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmy Suwandi, mengatakan, pasar otomotif sangat erat pengaruhnya dengan pertumbuhan dan kondisi ekonomi. Apalagi di sisi niaga atau komersial karena rata-rata adalah barang ekonomi. Menurutnya di saat ekonomi terbilang cukup menantang, pasti berefek.


Anton memaparkan sejalan dengan pandemi Covid-19, segmen komersial di Toyota turut merasakan dampak, khususnya di kuartal II 2020 di mana penjualan turun sangat dalam bahkan hingga 45% yoy.

Baca Juga: Penjualan kendaraan niaga Isuzu moncer, berikut prospek bisnisnya di 2021

Syukurlah, sejalan dengan kondisi yang mulai pulih, Anton mengungkapkan di kuartal III 2020 segmen komersial Toyota mulai naik kurang lebih 16% dibanding kuartal sebelumnya. Memasuki kuartal IV 2020 penjualan kembali naik hingga 62% dibandingkan kuartal ketiga.

"Di kuartal IV 2020, segmen Komersial Toyota setidaknya bisa berada di level yang sama dengan kuartal I 2020 dengan rincian, penjualan ritel di kuartal I 2020 sebanyak 2.075 unit dan di kuartal IV 2020 sebanyak 2.813 unit terjual. Hal ini masih dapat dikatakan normal," jelas Anton kepada Kontan.co.id, Kamis (14/1).

Namun, Anton mengungkapkan karena dampak pandemi yang berimbas pada penjualan segmen komersial Toyota di kuartal dua dan kuartal tiga 2020, secara total penjualan ritel kendaraan komersial Toyota lebih kecil dibanding 2019. Rinciannya, retail sales commercial Toyota pada 2019 sebanyak 13.205 unit dan pada 2020 hanya 8.734 unit.

Setelah melihat dari kondisi penjualan secara umum, Anton memaparkan kondisi segmen komersial Toyota dari modelnya.

Baca Juga: Murah meriah, harga mobil bekas Toyota Avanza Veloz kini mulai Rp 120 juta

"Model Hilux  di kuartal empat juga mengalami pertumbuhan penjualan. Kemungkinan selain karena adanya recovery, rasanya juga dibantu karena ada model baru yang kami luncurkan di 2020 kemarin baik untuk Double Cabin maupun Single Cabin," ungkap Anton.

Editor: Noverius Laoli