Pergerakan pasangan kurs GBP/USD menunggu hasil pemilu Inggris



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan pasangan kurs GBP/USD di akhir pekan bakal didorong sentimen kuat dari pemilu Inggris. Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Kamis (12/12) diketahui pasangan kurs poundsterling dan dollar AS bergerak turun 0,48% ke level 1.3133.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengungkapkan, saat ini pasar tengah menanti hasil pemilu di Inggris. Nantinya, hasil poling tersebut bakal menjadi penentu apakah Inggris akan benar-benar keluar dari Uni Eropa (UE) dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan. 

Baca Juga: Hasil pemilu Inggris menjadi vitamin bagi poundsterling menghadapi yen Jepang


Yudi menjelaskan, jika pemilu berhasil dimenangkan oleh partai konservatif yang menaungi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, maka akan menjadi amunisi bagi poundsterling untuk menguat, sekaligus mendorong pasangan GBP/USD untuk menghijau. Ini karena jalan untuk Brexit semakin jelas dan pasti bagi pasar.

"Tapi sebaliknya, kalau partai buruh yang mendominasi hasil poling maka peluang poundsterling untuk melemah cukup besar," jelasnya kepada Kontan, Kamis (12/12).

Di sisi lain, keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS/The Fed) untuk menahan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rate (FFR) bisa bernada positif maupun negatif bagi dollar AS.

Baca Juga: Dolar AS menguat, Poundsterling diprediksi bakal semakin tertekan

Editor: Noverius Laoli