Pesanan ekspor meningkat, aktivitas pabrik China kembali menggeliat



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Aktivitas pabrik di China meningkat dua bulan berturut-turut pada Desember, karena produksi meningkat dan pesanan ekspor naik. Kondisi ini menawarkan dukungan untuk sektor manufaktur di tengah tanda-tanda kemajuan perundingan dagang dengan Amerika Serikat.

Mengutip Reuters Selasa (31/12) data Biro Statistik Nasional menyebutkan Purchasing Managers'Index (PMI) stabil di 50,2 pada Desember dan tetap berada di atas 50 poin.

Analis yang disurvei Reuters memperkirakan PMI Desember akan ada di 50,1.


Baca Juga: Ekonomi China melambat permanen, ini peringatan ANZ untuk Asia

Hasil lebih baik dari perkiraan mengisyaratkan beberapa pemulihan ekonomi China bulan ini. Produksi naik pada laju tercepat dalam lebih dari setahun, sementara pertumbuhan total pesanan baru tetap bertahan, hanya satu tingkat lebih rendah dari level tertinggi baru-baru ini.

Ekspansi Desember terjadi di tengah tanda-tanda perbaikan dalam perundingan dagang AS-China yang meningkatkan kepercayaan investor global dan membantu para produsen China memesan pesanan baru dari luar negeri.

Pesanan ekspor baru, khususnya naik untuk pertama kalinya sejak Mei 2018 pada Desember.

China dan Amerika Serikat mengumumkan perjanjian fase pertama yang akan mengurangi beberapa tarif AS sebagai imbalan atas peningkatan pembelian produk pertanian AS oleh China, yang diyakini para analis dapat merangsang ekspor dan investasi perusahaan China dalam waktu dekat.

Editor: Herlina Kartika Dewi