PLN ajak pelanggan bayar listrik lewat layanan online



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran listrik secara online untuk meminimalisasi kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.

Direktur Human Capital Management PLN Muhammad Ali menyatakan, imbauan tersebut merupakan upaya preventif dari PLN untuk mencegah penularan virus Corona. “Kami mengajak pelanggan untuk memaksimalkan pembayaran listrik secara online,” kata dia dalam keterangan resmi di situs PLN, Kamis (19/3).

Baca Juga: Beroperasi sejak tahun 1982, PLTP Kamojang hasilkan produksi listrik hingga 2,4 GWh


Pembayaran listrik dapat dilakukan tanpa harus mendatangi kantor PLN. Di antaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya maupun aplikasi e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebagainya.

Bukan hanya pembayaran listrik, pelanggan PLN juga dapat memaksimalkan pelayanan PLN secara online melalui Contact Center PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile, baik untuk layanan sambung baru, perubahan daya, penyambungan sementara, hingga pengaduan pelanggan.

PLN pun memastikan bahwa di tengah menyebarnya virus Corona, pelayanan kepada pelanggan tidak akan berkurang karena ketersediaan listrik merupakan kebutuhan yang vital. Ali menyebut, petugas PLN yang memang tidak bisa bekerja dari rumah akan tetap siaga di unit kerjanya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik demi melayani masyarakat.

Sementara itu, PLN juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pegawai dan tamu serta melakukan pengecekan riwayat perjalanan yang dilakukan seluruh unit PLN. Perusahaan pelat merah ini juga menyediakan logistic masker, hand sanitizer, sarung tangan, thermal gun secara cukup. Tidak cukup sampai di situ, PLN juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kantor PLN.

Baca Juga: Menperin usul industri yang menikmati penurunan harga gas US$ 6 dapat bertambah

Editor: Handoyo .