KONTAN.CO.ID - LANGKAT. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu Unit 3 dan Unit 4 telah beroperasi sejak Juni dan September 2019 lalu. Di samping meningkatkan pasokan dan keandalan setrum di Sumatera Bagian Utara (SBU), PLTU berkapasitas 2x210 Megawatt (MW) ini juga ikut menyumbang penghematan bagi PT PLN (Persero). Manajer Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Sumatera 2, Achmad Huirullah mengungkapkan, PLTU Pangkalan Susu Unit 3&4 telah memperkuat keandalan sistem kelistrikan di SBU dengan kontribusi hingga 16,75% terhadap beban puncak di wilayah tersebut. Dengan beroperasinya pembangkit ini, Biaya Pokok Produksi (BPP) pada sistem SBU juga lebih efisien, dengan menurunkan BPP hingga Rp 69 per Kwh. Baca Juga: Tekan biaya produksi, Tol Listrik Sumatra PLN hemat Rp 163 miliar per bulan
PLTU Pangkala Susu Unit 3&4 sumbang penghematan Rp 82,9 miliar bagi PLN
KONTAN.CO.ID - LANGKAT. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu Unit 3 dan Unit 4 telah beroperasi sejak Juni dan September 2019 lalu. Di samping meningkatkan pasokan dan keandalan setrum di Sumatera Bagian Utara (SBU), PLTU berkapasitas 2x210 Megawatt (MW) ini juga ikut menyumbang penghematan bagi PT PLN (Persero). Manajer Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Sumatera 2, Achmad Huirullah mengungkapkan, PLTU Pangkalan Susu Unit 3&4 telah memperkuat keandalan sistem kelistrikan di SBU dengan kontribusi hingga 16,75% terhadap beban puncak di wilayah tersebut. Dengan beroperasinya pembangkit ini, Biaya Pokok Produksi (BPP) pada sistem SBU juga lebih efisien, dengan menurunkan BPP hingga Rp 69 per Kwh. Baca Juga: Tekan biaya produksi, Tol Listrik Sumatra PLN hemat Rp 163 miliar per bulan