Polisi di Polsek Wonokromo Surabaya diserang, Kapolrestabes: Itu aksi terorisme



KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Aksi penyerangan polisi di Markas Polsek Wonokromo Surabaya Sabtu (17/8) sore disebut sebagai aksi terorisme. Pelaku berhasil diamankan dan pemeriksaan lanjutan akan dilanjutkan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri. 

Pantauan Kompas.com, sekitar pukul 19.00 WIB, pelaku yang sudah dalam keadaan diborgol dibawa dalam sebuah mobil dari Polsek Wonokromo. "Tadi langsung dibawa oleh tim Densus 88," jelas Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho di Mapolsek Wonokromo. 

Sandi belum dapat menjelaskan motif pelaku menyerang anggota polisi di markas Polsek Wonokromo karena pihaknya hanya melakukan pemeriksaan awal saja, pemeriksaan lebih mendalam dilakukan oleh tim Densus 88. 


"Yang pasti inisial nama pelaku adalah IM. Siapa IM dan jaringan teroris siapa itu masih didalami," jelasnya. 

Baca Juga: Politisi PDI-P ini nilai Jokowi sindir KPK lewat pidato kenegaraan

Sebelumnya, seorang pria diamankan di Mapolsek Wonokromo Surabaya, Sabtu sore. Pria tersebut pura-pura melapor dan tiba-tiba menyerang polisi petugas piket dengan senjata tajam. 

Akibat serangan tiba-tiba pria tersebut, Aiptu Agus Sumarsono menderita luka bacok di kepala, tangan, dan pipi kirinya. 

Pantauan Kompas.com, area halaman kantor Polsek di Jalan Joyoboyo Nomor 1 Surabaya itu masih distrerilisasi. Sejumlah polisi bersenjata lengkap terlihat menjaga pintu utama kantor polsek. 

Editor: Tendi Mahadi