Program vaksin Covid-19 mulai berjalan, kenali efek samping akibat vaksinasi



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah telah memulai program vaksinasi Covid-19. Sama seperti vaksinasi pada umumnya, vaksin Covid-19 juga menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Suntik vaksin Covid-19 akan menimbulkan sejumlah efek samping bagi tubuh. Namun, efek samping vaksin Covid-19 tersebut hanya bersifat ringan dan sedang.

Untuk pertama kali, vaksin Covid-19 akan disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Selanjutkan vaksin Covid-19 diberikan kepada tenaga medis yang menangani Covid-19.


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah merilis izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 alias izin emergeny Use Authorization atau EUA atas vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China dan Bio Farma.

Vaksin Covid-19 asal China Sinovac kini bernama CoronaVac. Pasca mengantongi izin darurat  EUA ini , vaksin Covid-19 Sinovac atau CoronaVac ini bisa beredar dan digunakan.

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam konferensi pers secara virtual, Senin (11/1) menjelaskan, berdasarkan data interim hasil uji klinis III di Bandung, "Hasil efficacy uji klinis di Bandung 65,30 persen," kata Kepala BPOM Penny, Senin (11/1).

Baca Juga: Ringan hingga sedang, begini efek samping vaksin virus corona Sinovac

Oh iya, efficacy atau efikasi merujuk tingkat kemanjuran atau khasiat vaksin. Ini  adalah kondisi setelah subjek yang  mendapatkan penyuntikan vaksin Covid-19 setelah kedua kali mendapatkan vaksinasi.

Ini akan nampak efek kemanjuran saat subjek yang mendapatkan vaksin Covid-19 ini kembali berkegiatan di tengah masyarakat, apakah ia terhindar dari paparan corona atau tidak.

Adapun,kata Penny, data imunogenisitas vaksin ini sampai 3 bulan cukup baik, yakni di atas 99 persen. Imunogenisitas menggambarkan kadar antibodi yang meningkat kemudian bisa menetralisir dan membunuh virus yang masuk ke tubuh manusia.'

Editor: Adi Wikanto