Prospek menjanjikan saat pandemi, Warren Buffett borong saham 4 produsen obat besar



KONTAN.CO.ID - OMAHA. Berkshire Hathaway Inc milik Warren Buffett mengumumkan pada hari Senin (16/11/2020) bahwa pihaknya telah mulai berinvestasi saham di empat produsen obat besar. Berkshire bertaruh pada industri kesehatan yang dapat memperoleh keuntungan besar ketika dunia mulai keluar dari pandemi virus corona.

Melansir Reuters, dalam keterbukaan informasi yang merinci kepemilikan sahamnya yang terdaftar di AS pada 30 September, Berkshire mengungkapkan kepemilikan saham kesehatan baru senilai US$ 5,7 miliar, termasuk masing-masing lebih dari US$ 1,8 miliar di Abbvie Inc, Bristol-Myers Squibb Co, Merck & Co dan US$ 136 juta di Pfizer Inc.

Saham produsen obat mencatatkan kenaikan dalam transaksi pasca penutupan pasar.


Informasi ini menandakan bagaimana Buffett dan manajer portofolionya Todd Combs dan Ted Weschler melihat nilai suatu investasi. Buffett biasanya menangani sendiri investasi besar untuk portofolio saham Berkshire senilai US$ 245,3 miliar.

Baca Juga: Warren Buffett: Periode holding favorit saham saya adalah selamanya

“Covid-19 telah membuat kami berpikir secara berbeda tentang perawatan kesehatan,” kata James Armstrong, presiden Henry H. Armstrong & Associates di Pittsburgh, yang memiliki saham Berkshire.

“Sektor ini menjadi lebih efisien karena perusahaan obat besar bermitra dengan saingan yang lebih kecil dan inventif,” Armstrong menambahkan. “Tetapi Anda akan selalu membutuhkan perusahaan dengan skala untuk manufaktur dan distribusi, termasuk vaksin dengan aplikasi global.”

Berkshire tidak memberikan pernyataan terkait hal ini.

Data Reuters menunjukkan, selama kuartal ketiga, Berkshire juga mengempit saham di perusahaan telepon nirkabel T-Mobile US Inc senilai US$ 276 juta.

Baca Juga: Buffett: Jika tak ingin simpan saham 10 tahun, jangan membelinya meski untuk 10 menit

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie